BBM Naik, Polisi Bersenjata Lengkap Jaga SPBU

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga mengantri BBM jenis Premium menggunakan jerigen di sebuah SPBU kawasan Sepatan,Tangerang, Banten, (3/5). Di tengah ketidak jelasan kenaikan harga BBM, membuat BBM bersubdi menjadi langka. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Sejumlah warga mengantri BBM jenis Premium menggunakan jerigen di sebuah SPBU kawasan Sepatan,Tangerang, Banten, (3/5). Di tengah ketidak jelasan kenaikan harga BBM, membuat BBM bersubdi menjadi langka. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO , Jakarta:Dua hingga lima polisi akan disiagakan di masing-masing sekitar 250 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Jadebotabek. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan jelang pengumuman kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi.

    "Kami siagakan petugas bersenjata lengkap. Kalau kurang, kami tambah," ujar Juru Bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Senin, 17 Juni 2013.

    Ia mengatakan, pengamanan ini akan mulai dilakukan pada H-1 pengumuman kenaikan harga. Namun hingga saat ini belum pasti kapan hal tersebut akan diumumkan. "Kami sudah antisipasi, mencegah gangguan (keamanan) dan penimbunan jelang itu," ujarnya.

    Sejak 10 Juni 2013, Polda juga sudah giat melancarakan Operasi Dian 2013. Operasi ini dilakukan dengan tujuan mencegah maraknya penimbunan BBM jelang kenaikan harganya. Polisi meminta masyarakat agar tidak membeli BBM dalam jumlah banyak dengan berbagai modus, karena terancam sanksi penindakkan.

    Mengantisipasi kenaikan harga BBM bersubsidi kelak, polisi juga memerintahkan jajarannya untuk tidak mengajukan cuti kerja. "Ya (tidak boleh cuti), untuk mengamankan gangguan keamanan dan penimbunan," ujarnya.

    M. ANDI PERDANA

    Topik terhangat:

    Rusuh KJRI Jeddah | Koalisi dan PKS | Perbudakan Buruh

    Berita lainnya:

    Edisi Khusus HUT Jakarta
    Dosen UI Pengkritik Korupsi Jadi Tersangka

    Aktris Ully Artha Meninggal Dunia

    Alasan Jakarta Semakin Macet


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.