Sidak di Kemayoran, Jokowi: Camatnya Mana?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Jokowi Widodo. ANTARA/Rafiuddin Abdul Rahman

    Gubernur DKI Jakarta, Jokowi Widodo. ANTARA/Rafiuddin Abdul Rahman

    TEMPO.CO, Jakarta - Hari pertama bulan Ramadan, Gubernur Joko Widodo melakukan inspeksi mendadak di kantor Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Setiba disana, Jokowi di sambut Sekretaris Camat, Munjir Munaji. "Camatnya mana?" tanya Jokowi ke Sekcam. "Lagi rapat di Puskesmas," ujar Munjir. Di ruang tersebut Jokowi melihat-lihat Surat Ketetapan Distribusi Daerah.

    Setelah itu, Jokowi naik ke lantai 2, ke ruang pelayanan, kemudian bertanya ke salah satu ibu-ibu yang sedang mengurus domisili. "Gimana ribet ga?" tanya Jokowi. Lalu sekcamnya menimpali "Kemarin sudah ditanda tangani Pak Camat."

    Selanjutnya Jokowi bertanya ke salah satu petugas yang berjaga, menanyakan jumlah pelayanan serta jam kerja selama Ramadan. Jokowi juga menanyakan salah satu data domisili yang terdaftar dengan nomor 2068 terdaftar dengan nama konveksi. "Ini untuk apa dan jenisnya apa?" kata Jokowi. Petugas lantas menjawabnya "Atas nama Mansur, ijin konveksi tas kulit," jawab salah satu petugas sambil menunjukkan datanya.

    Setelah itu Jokowi kembali turun ke lantai 1 dan bertemu dengan Camat Kemayoran, Iyan Sopian. Kemudian Iyan melaporkan bahwa dia baru selesai rapat dengan Lurah dan Kepala Puskesmas tentang penanganan demam berdarah.

    Jokowi mengatakan blusukannya kali ini bertujuan untuk mengecek saat puasa seperti ini apakah kecamatan masih memberikan pelayanan atau tidak. "Saya mau cek petugas masih ada atau enggak, dan masih ada, ini camatnya sekarang juga ada," kata dia.

    LINDA TRIANITA

    Topik Terhangat:
    Karya Penemu Muda
    | Bursa Capres 2014| Ribut Kabut Asap| Tarif Progresif KRL| Bencana Aceh

    Terpopuler:
    5 Manfaat Berciuman bagi Kesehatan

    Korupsi Simulator, KPK Periksa Lagi Jenderal Nanan

    Demi Kebersihan, Kini Ada Urinoir dengan Wastafel

    Ini Alasan Kuba Terima Permintaan Suaka Snowden

    Pemain Muslim Mengubah Liga Inggris

    Simulator SIM, Ini Pertanyaan KPK untuk Nanan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.