Senin, 19 Februari 2018

Kasus Kematian Della Caroline Belum Ditutup Polisi

Oleh :

Tempo.co

Senin, 12 Agustus 2013 17:39 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kasus Kematian Della Caroline Belum Ditutup Polisi

    Della Caroline. Facebook.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian belum menghentikan pemeriksaan atas kasus kematian Della Caroline, mantan model yang berusia 34 tahun. Padahal dugaan penyebab kematian korban telah diketahui.

    "Penyelidikan masih berlanjut, tidak langsung dihentikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, 12 Agustus 2013.

    Meski begitu, Rikwanto memastikan tidak ada pemeriksaan lanjutan terhadap rekan korban, Kumar Bipin. Kumar ada di lokasi ketika Della Caroline meninggal. "Dia cuma kedatangan (korban) dan menyediakan tempat, tidak ada hal lain," kata Rikwanto.

    Saat ini, dokter yang melakukan otopsi memastikan Della Caroline tewas karena serangan jantung. Menurut Rikwanto, tidak ada indikasi pembunuhan dan keracunan terhadap korban. "Tidak ada tanda penganiayaan ataupun kematian yang tidak wajar karena suatu hal," kata Rikwanto menjelaskan.

    Sebelumnya, Della Caroline ditemukan tewas di kamar 206 Lantai 2 Apartemen Casablanca Tower 2, Jakarta Selatan, pada 4 Agustus 2013. Korban meninggal setelah mengalami muntah-muntah akibat minum minuman alkohol (vodka) dicampur dengan soda (sprite)

    RIZKI PUSPITA SARI


    Topik Terhangat:
    Arus Balik Lebaran
    | Ahok vs Lulung | Sisca Yofie | Penembakan Polisi | Bom Vihara Ekayana

    Berita Terpopuler:
    Kisah Pembunuhan Sisca Yofie Versi Pelaku

    Haji Lulung Tak Mau Lagi Diadu dengan Ahok

    Ayah Pembunuh Sisca Yofie Menyesal dan Malu

    Eggi Sudjana Mengeluh Jarang Diwawancara Wartawan

    Ini Kejanggalan Pengakuan Pembunuh Sisca Yofie 


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    JR Saragih dan 4 Calon Kepala Daerah Terganjal Ijazah dan Korupsi

    JR Saragih dicoret dari daftar peserta pemilihan gubernur Sumut oleh KPU karena masalah ijazah, tiga calon lain tersandung dugaan korupsi.