Senin, 19 Februari 2018

Polisi: Aneh, Kursi Bus Giri Indah Terlepas Semua  

Oleh :

Tempo.co

Kamis, 22 Agustus 2013 13:13 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi: Aneh, Kursi Bus Giri Indah Terlepas Semua  

    Sejumlah petugas melakukan evakuasi properti bus Giri Indah yang mengalami kecelakaan di Desa Tugu, Cisarua, Bogor, Jabar (21/8). Bus ini dalam perjalanan pulang setelah dari arah Puncak. ANTARA/Jafkhairi

    TEMPO.CO, Bogor - Tim Puslabfor Mabes Polri hari ini masih melakukan penyelidikan kasus kecelakaan bus Giri Indah B-7297-BI yang mengangkut rombongan Jemaat Gereja Bethel Indonesia asal Kelapa Gading, Jakarta Utara, di Jalan Raya Puncak, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

    "Kami saat ini masih fokus untuk melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) yang dilakukan tim Puslabfor dari Mabes Polri yang bertindak sebagai saksi ahli untuk mengusut kecelakaan yang mengakibatkan 20 orang korban tewas dan puluhan lainya mengalami luka-luka," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polisi Resor Bogor Kota, Ajun Komisaris Muhamad Chaniago, di lokasi kejadian, Kamis, 22 Agustus 2013

    Ia mengatakan, dari hasil penyidikan Puslabfor ini dapat diketahui dugaan penyebab kecelakaan bus di Jalan Puncak tersebut. "Kami juga akan meminta bantuan dari pihak ATPM (agen tunggal pemegang merek) MBI (Mercedez-Benz Indonesia) untuk ikut melakukan penyidikan," ujar dia.

    Hal tersebut dilakukan untuk membantu mengetahui teknis kendaraan, mulai dari gardan, rem, ban, dan suspensi kendaraan. "Bahkan, jika dilihat di lokasi kejadian, semua tempat duduk bus bisa terlepas. Ini salah satu pertanyaan yang akan kita ajukan untuk dilakukan penyidikan, " kata dia.

    Bus Giri Indah B-7297-BI yang membawa 54 orang rombongan jemaat GBI Rahmat Emmanuel Ministry, Kelapa Gading, Jakarta Utara, masuk jurang di kilometer 90 Jalan Raya Puncak, Kampung Tugu Utara Persit, RT 01/01, Desa Tugu Utara, Cisarua, Kabupaten Bogor, Rabu, 21 Agustus 2013. Mereka usai menggelar kegiatan Puasa Ester di Taman Bunga, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat.

    Tragedi itu menewaskan 20 orang, dua di antaranya Ajid Samsudin, 54 tahun, dan Herman, 25 tahun, warga Cisarua. Sedangkan sisanya mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Paru Gunawan Partowidagdo Cisarua, RSUD Ciawi dan Sentra Medika, Cibinong, Kabupaten Bogor.

    M SIDIK PERMANA

    Topik Terhangat:
    Suap SKK Migas
    | Penembakan Polisi | Pilkada Jatim | Rusuh Mesir | Konvensi Partai Demokrat

    Berita Terpopuler:
    KPK Tegaskan Bakal Panggil Jero Wacik 

    KPK: Djoko Susilo Cuma Bisa Jadi Ketua RT

    Ahok: Waduk Ria-rio Dibongkar Akhir Bulan

    Rombongan Bus Giri Indah Habis Gelar Puasa Easter 

    Moeldoko Dipuji Hanura, `Siapa Dulu Dong Gurunya


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    JR Saragih dan 4 Calon Kepala Daerah Terganjal Ijazah dan Korupsi

    JR Saragih dicoret dari daftar peserta pemilihan gubernur Sumut oleh KPU karena masalah ijazah, tiga calon lain tersandung dugaan korupsi.