Sehari Bersama Lurah Susan di Lenteng Agung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lurah Susan Jasmine Zulkifli saat bekerja di ruangannya di kantor kelurahan Lenteng Agung, Jakarta, Senin (26/8). Sejumlah warga setempat mengumpulkan KTP untuk mendesak Gubernur DKI Jakarta menugaskan lurah ini ke wilayah lainnya. Tempo/Aditia Noviansyah

    Lurah Susan Jasmine Zulkifli saat bekerja di ruangannya di kantor kelurahan Lenteng Agung, Jakarta, Senin (26/8). Sejumlah warga setempat mengumpulkan KTP untuk mendesak Gubernur DKI Jakarta menugaskan lurah ini ke wilayah lainnya. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta---Demonstrasi yang dilancarkan sejumlah warga Lenteng Agung, Jakarta Selatan, tak meruntuhkan mental Lurah Susan Jasmine Zulkifli. Lurah Susan tetap menjalankan aktivitasnya sebagai seorang pamong.

    Tempo mengikuti kegiatan Lurah Susah di sepanjang Kamis, 29 Agustus 2013.

    08.00 WIB - Lurah Susan bersama para Lurah lainnya melakukan rapat di Kecamatan Jagakarsa yang dipimpin langsung oleh Camat Hasril. "Biasa pertemuan bersama Camat dengan semua Lurah," ujar ibu anak satu itu.

    09.30 - WIB - Lurah Susan melakukan sosialisai Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2013 tentang kebersihan di Taman Lenteng Agung. Ketika sosialisasi, lurah Susan bersalaman dan foto bareng dengan beberapa pelajar sekolah dasar yang sedang bermain di taman saat jam istirahat. "Lucu ya anak-anak," tuturnya.

    Lurah Susan memang sangat ingin memperindah Taman Lenteng Agung. Sebab, ini merupakan satu-satunya kawasan terbuka hijau di kelurahan yang dipimpinnya. "Perbaiki taman agar bagus," ujar wanita berkulit putih itu. "Ke depannya nanti akan ditata lagi."

    Selain merenovasi taman, Lurah Susan berencana menyediakan tempat buat para pedagang kaki lima yang sering menjual dagangannya di sekitar Taman Lenteng Agung. "Ada rencana juga nanti taruh pedagang kaki lima di suatu tempat," ujar wanita yang memakai kacamata itu.

    Dengan menggunakan topi dinas...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.