Banyak Kebakaran, Jokowi: Memang yang Bakar Saya?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi Jokowi saat mengikuti acara

    Ekspresi Jokowi saat mengikuti acara "Meeting of The Governors and Mayors of the Capitals ASEAN" di JW Mariot Hotel, Jakarta, (19/09). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyaknya kebakaran yang terjadi di masa kepemimpinan Gubernur Jakarta Joko Widodo dan wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama, ternyata mendatangkan kritik. Salah satunya dari Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Nurhayati Ali Assegaf.

    Nurhayati mengatakan, kebakaran sekitar 1.000 rumah di Kelapa Gading beberapa waktu lalu tidak pernah terjadi pada masa kepemimpinan Fauzi Bowo. Lalu, bagaimana Jokowi menanggapinya?

    "Terus, yang bakar siapa? Yang bakar saya?" kata Gubernur Jakarta Joko Widodo di Jakarta, Ahad, 20 Oktober 2013.

    Ia mengatakan, penyebab utama kebakaran yang sering terjadi di Ibu Kota disebabkan korsleting listrik. Pemukiman padat penduduk serta hunian ilegal menjadi salah satu penyebab seringnya terjadi persoalan listrik.

    Karena itu, ia mengatakan, November depan, sejumlah alat pemadam kebakaran akan ditempatkan di perkampungan padat yang tersebar di lima wilayah Jakarta.

    "November, kami taruh pemadam yang permanen di kampung-kampung padat. Saya enggak hafal jumlahnya. Itu di semua wilayah kumuh," kata Jokowi.

    SUTJI DECILYA

    Berita terkait:
    Marah-marah, Jokowi: Saya Ketularan Ahok
    Jokowi Sedekah Rp 1.000
    Sidak Kantor Wali Kota Jaktim, Jokowi Naik Pitam
    Setahun Gubernur: Ini Kisah-kisah Lucu Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.