Kronologi Brimob Mabuk Tembak Satpam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Provost membawa senjata milik tersangka W yang digunakan untuk menembak seorang satpam Bachrudin  di kawasan Ruko Seribu, Cengkareng, Jakarta Barat (5/11).  Bachrudin tewas ditembak oleh anggota Brimob dengan inisial W menggunakan sejata api. TEMPO/ Marifka Wahyu Hidayat.

    Petugas Provost membawa senjata milik tersangka W yang digunakan untuk menembak seorang satpam Bachrudin di kawasan Ruko Seribu, Cengkareng, Jakarta Barat (5/11). Bachrudin tewas ditembak oleh anggota Brimob dengan inisial W menggunakan sejata api. TEMPO/ Marifka Wahyu Hidayat.

    TEMPO.CO, Jakarta - Jenazah Bachrudin, 45 tahun, telah dimakamkan di pemakaman Karet Bivak, Jakarta Pusat, Rabu, 6 November 2013. Keluarga berharap pelaku yang menembak Bachrudin mendapat hukuman berat.

    Bachrudin adalah satpam di Kompleks Ruko Galaxy, Taman Palem Lestari, Cengkareng, Jakarta Barat. Dia tewas ditembak Briptu W, anggota Brigade Mobil dari kesatuan Brimob Kelapa Dua, kemarin. Penembakan itu dilakukan saat W tengah mabuk. Kepolisian Resor Jakarta Barat saat ini sudah menahan W.

    Berikut ini kronologi penembakan berdasarkan keterangan dari saksi mata. Arydian, rekan korban, menceritakan, sekitar pukul 19.00, korban berada di pintu tiga kompleks untuk menunggu pergantian shift. "Dia jaga dari pagi sampai pukul 20.00," katanya. 

    Saat itu muncullah Briptu W. Anggota Brimob itu langsung masuk ke warung jamu yang jaraknya sekitar 30 meter dari pos tempat Bachrudin berjaga. "Warung itu menyediakan minuman keras," kata Arydian.

    ADVERTISEMENT

    Tidak berapa lama, Briptu W memanggil Bachrudin. Dengan nada keras, dia memarahi korban. "Dia mengatakan, "Kenapa waktu saya lewat kamu tidak memberi hormat ke saya?" kata Arydian menirukan ucapan pelaku.

    Pelaku kemudian menyuruh korban push up. Korban menolak dan balik bertanya, "Atas dasar apa saya harus push up?" ujar Arydian mengulangi ucapan korban. Mendengar jawaban Bachrudin, Briptu W naik pitam. Dia mencabut pistol dari balik pinggangnya. Lalu terdengar letusan dan korban terkapar.

    Peluru dari pistol pelaku masuk ke dada kiri korban dan tembus ke punggung. Briptu W terlihat panik dan buru-buru meninggalkan tempat itu. Belakangan diketahui dia kembali ke kesatuannya, Brimob Kelapa Dua, dan menyerahkan diri. Menurut keterangan polisi, pelaku menembak korban dengan senjata api jenis revolver berkaliber 38. 

    PRAGA UTAMA

    Topik Terhangat:
    Vonis Fathanah | Dinasti Banten | Roy Suryo Marah di Pesawat | Suap Akil Mochtar | Amnesti TKI |

    Terpopuler:
    SBY Lempar Kemacetan ke Gubernur, Ini Kata Jokowi  
    Kata Pakar Soal Bahasa Tubuh SBY
    10 Parfum Berkelas, Kesukaan Wanita seperti Atut
    Insiden Es Tebu Rombongan Golkar Riuh di Twitter
    Gadis Virtual Sukses Deteksi Ribuan Pedofil
    Anak Jenderal Jadi Tersangka Tabrak Lari 10 Siswa
    Mobil Vitalia Shesya dari Fathanah Dirampas


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.