Kampung Pulo Kembali Banjir 2 Meter  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meski banjir kembali menggenangi kawasan Kampung Pulo, Jakarta, Jumat (1/2), warga tetap beraktivitas seperti biasa. Sejumlah pemukiman di tepi Sungai Ciliwung kembali terendam banjir kiriman dari Bogor dengan ketinggian bervariasi. TEMPO/Subekti

    Meski banjir kembali menggenangi kawasan Kampung Pulo, Jakarta, Jumat (1/2), warga tetap beraktivitas seperti biasa. Sejumlah pemukiman di tepi Sungai Ciliwung kembali terendam banjir kiriman dari Bogor dengan ketinggian bervariasi. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemukiman warga di bantaran Kali Ciliwung, tepatnya di Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur, kembali terendam banjir. Banjir yang mencapai setinggi 2 meter ini disebabkan naiknya air di Bendungan Katulampa, Bogor, hingga mencapai 80 sentimeter atau Siaga IV.

    Ketua RT 04 RW 03 Kampung Pulo, Usep Tahrudin, mengatakan air mulai masuk ke permukiman warga pukul 02.00 dinihari tadi. "Air terus naik sampai setinggi 2 meter," kata Usep saat ditemui di Gang V Kampung Pulo, Senin, 18 November 2013.

    Menurut dia, banjir merendam tiga RW di Kampung Pulo, yakni RW 01, 02, dan 03. "Tapi paling parah RT 03 dan 04 RW 03 karena lokasinya tepat di tepi kali," ujarnya. Namun, tidak ada warga yang mengungsi karena banjir diperkirakan akan cepat surut. (Baca:Bantaran Ciliwung Masih Akan Banjir Hingga 2015)

    Warga RT 04, Berry, 40 tahun, mengatakan ketua RT dan RW sudah menginformasikan akan terjadi banjir kiriman pada Ahad malam. "Semalam sudah dibilangin ketua RT bahwa air di Bendungan Katulampa 80 sentimeter, jadi kami sudah naikin barang-barang," ujarnya.

    Berdasarkan pantauan Tempo di Gang V RW 03 Kampung Pulo, banjir masih merendam permukiman warga hingga mencapai 40-60 sentimeter. Perahu yang terbuat dari styrofoam digunakan warga untuk membantu warga lain yang hendak menjalankan aktivitasnya ke luar rumah. "Ini perahu bikinan warga. Tapi karena sekarang airnya sudah tinggi, kami gunakan perahu ini. Perahu yang ada waktu musim hujan tahun lalu banyak yang rusak," ujar Berry.

    AFRILIA SURYANIS

    Berita Terpopuler
    50 Ribu Warga Bekasi Pindah Alamat 
    Upah Kota Bekasi Beda Tipis dengan Jakarta
    Katulampa Siaga Empat, Jakarta Waspada
    Diduga Perkosa Anak Kandung, Sopir Taksi Dibekuk 
    Dana Rp 905 Juta untuk Atasi Hewan Liar di Jakarta

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.