Jokowi: Idealnya, Kali Dikeruk tanpa Henti  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memperlihatkan gerakan

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memperlihatkan gerakan "Busway Kick" di Waduk Pluit, Jakarta Utara (13/11). TEMPO/Anggrita Cahyaningtyas

    TEMPO.CO, JakartaGubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan, meski seluruh saluran penghubung, kali, dan waduk dikeruk hingga akhir tahun, kedalaman ideal belum bisa tercapai. Bahkan, pengerukan diperkirakan hanya bisa mencapai 20 persen dari kedalaman ideal kali yang sekitar 4 meter.

    "Makanya, tahun depan akan sambung dikeruk lagi," kata gubernur yang biasa disapa Jokowi ini saat meninjau Kali Cakung Drain pada Selasa, 19 November 2013. Jokowi menegaskan, kondisi kali dan waduk di seluruh Jakarta buruk.

    Selama puluhan tahun, kata Jokowi sambil memberi penekanan pada rentang waktu tersebut, waduk dan kali tidak dikeruk. Walhasil, endapan di dalam kali semakin tebal sehingga menggerus kedalaman ideal menjadi hanya 1 meter.

    Menurut mantan Wali Kota Solo ini, pengerukan seharusnya dilakukan setiap hari tanpa henti. Dia merujuk pada perawatan kali-kali di negara maju. Dengan dirawat setiap hari, kondisi kali bisa terus terpantau.

    Permasalahan lain adalah banyaknya permukiman di bantaran kali. Keberadaan permukiman ini menyulitkan pergerakan alat berat. "Coba bagaimana ekskavator atau truk mau masuk kalau di pinggirnya rapat rumah," ujarnya.

    Selain itu, permukiman yang ada di pinggir kali juga rawan ambles ketika kali dikeruk. Meski permukiman berstatus ilegal, Jokowi mengaku berhati-hati sebab warga yang tinggal di bantaran kali tidak sedikit. "Urusan permukiman ini bisa beres setelah ada rumah susun," ujarnya.

    SYAILENDRA

    Topik Terhangat
    Penyadapan Australia | Gunung Meletus | Topan Haiyan | SBY Vs Jokowi | Dinasti Atut |

    Berita Lain
    Sebelum Ngamuk, Anggita Sari BBM-an dengan Novi
    Brimob Sangkal Penembakan di Tempat Biliar
    Ada Obat Dalam Tas Novi Amilia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.