Ahok: Jakarta untuk Bisnis dan Korporat Saja

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gebenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Wakil Gebenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan industri padat karya dan kecil menengah nantinya harus didorong ke luar dari Jakarta. "Biar Jakarta untuk tempat bisnis jasa dan korporat saja," kata Ahok dalam acara Smart TOD Forum di kediaman Duta Besar Jepang, Selasa, 19 November 2013.

    Ahok mengatakan Toyota Astra Group sudah bisa pindah ke luar Jakarta pada 2023 nanti. "Biar industri otomotif bisa berkembang di Karawang," kata Ahok.

    Ahok memaparkan rencananya menjadikan Jakarta sebagai kota pintar atau smart city. Menurut Ahok, kendala utama menuju ke sana adalah ketertiban masyarakatnya. Menurut dia, tantangan dari segala konsep serta perencanaan dalam forum terkait pengaturan perumahan, transportasi, dan distrik bisnis adalah masyarakat Jakarta yang tidak disiplin.

    Dalam acara forum itu, Ahok bertemu kontraktor asal Jepang yang memiliki program pengembangan kota pintar atau smart city. Dari acara ini diharapkan smart city bisa diadopsi oleh Jakarta.

    ISMI DAMAYANTI

    Topik Terhangat
    Penyadapan Australia | Gunung Meletus | Topan Haiyan | SBY Vs Jokowi | Dinasti Atut



    Baca juga
    Polisi: Direktur Wika Diduga Menjatuhkan Diri 
    Pemprov DKI: UMP Tidak Mungkin Direvisi 
    Takut Dikeroyok, Pencuri Ngumpet di Selokan 5 Jam 
    Polisi Akan Jemput Paksa Adiguna Sutowo





     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.