Jokowi: Penanaman Pohon Urusan Orang Lanskap  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pohon jenis palem yang ditanam di Taman Monumen Nasional seberang Istana Negara di Jalan Merdeka Utara, Jakarta(20/11).  Lima pohon palem yang semula ditanam terpaksa dicabut kembali dikarenakan menghalangi papan yang biasa digunakan untuk tempat foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan tamu negara.Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Pohon jenis palem yang ditanam di Taman Monumen Nasional seberang Istana Negara di Jalan Merdeka Utara, Jakarta(20/11). Lima pohon palem yang semula ditanam terpaksa dicabut kembali dikarenakan menghalangi papan yang biasa digunakan untuk tempat foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan tamu negara.Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang akrab dikenal sebagai Jokowi menyatakan, penanaman pohon di sisi utara Monas yang persis berseberangan dengan Istana Negara merupakan urusan orang lanskap. "Begitu saya cek, langsung (mereka) ubah," kata Jokowi.

    Sebelumnya, Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta menanam sebanyak lima batang pohon palem pisang di taman seluas sekitar 32 meter persegi tersebut. Pada 18 November lalu, pihak Istana meminta pohon palem tersebut dipindah lantaran dinilai menutupi gambar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang terpasang pada sebuah media iklan dengan luas empat meter persegi.

    Jokowi mengatakan, pertimbangan lokasi penanaman sepenuhnya urusan pihak lanskap DKI. "Gampang juga geser pohonnya, toh," kata Jokowi.

    Mengenai adanya indikasi serangan politis kepada dirinya dari pihak Istana terkait dengan insiden tersebut, Jokowi mengatakan itu tidak ada hubungannya. "Sepenuhnya utusan orang lanskap kok," kata Jokowi.

    ISMI DAMAYANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.