Stres, Seorang Pria Loncat ke Kanal Banjir Barat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. gcaptain.com

    Ilustrasi. gcaptain.com

    TEMPO.CO, Jakarta--Seorang pria tewas setelah terjun ke Kanal Banjir Barat, Tanah Abang Jakarta Pusat, Ahad 24 November 2013. Mayat berinisial H, 35 tahun itu, akhirnya ditemukan di dekat jembatan penyeberangan Dipo Gambir.

    Kapolsek Metro Tanah Abang, Komisaris Kus Subiyantoro, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar jam 13.00 WIB. Saat itu, H baru saja pulang dari rumah neneknya yang berada di Gang Harlan, Jakarta Barat. Dia dijemput oleh adiknya, Heri Sucipto, 32 tahun.

    Ketika dalam perjalanan pulang, tepatnya di jembatan yang menuju ke Jati Baru, Tanah Abang, korban melompat dari motor. “Kemudian guling-gulingan,” kata Kus Subiyantoro berdasarkan keterangan Heri kepada Tempo lewat pesan singkat.

    Tak lama kemudian, Kus Subiyantoro melanjutkan, H melompat ke Kanal Banjir Barat. “Di kali timbul tenggelam dan akhirnya ditemukan di jembatan wilayah Gambir,” ujarnya. Perkara ini pun ditangani Polsek Metro Gambir karena jasad ditemukan di wilayah itu.

    Kanit Reskrim Polsek Metro Gambir, Komisaris Joko Waluyo, mengatakan jenazah korban tidak sempat dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat. “Langsung dibawa ke rumah duka di Kebong Kacang, Tanah Abang,” ucapnya.

    Berdasarkan informasi yang diperolehnya, Joko mengungkapkan, kondisi kejiwaan H memang sedang tidak stabil. “Informasi dari keluarga dia stres,” tutur Joko.

    SINGGIH SOARES



    Baca juga:

    Ini Tingkah Jokowi Diteriakin, 'Nyapres Pak!'

    Takut Pencitraan, Ahok Ogah ke Kantor Naik Angkot

    Pengerukan Waduk Beres, Grogol Bebas Banjir

    Lepas Gerak Jalan Guru, Jokowi Pakai Kaus Slank


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.