Ribuan Sekolah di Kabupaten Bekasi Rusak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bekasi - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memprioritaskan pembangunan ruang kelas di sekolah dasar dan menengah pertama di wilayah setempat pada 2014. Sebab, kondisi ribuan ruang kelas di wilayah rusak. "Rata-rata dibangun pada tahun 1980," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Rohim Sutisna, Senin, 25 November 2013.

    Catatan Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, terdapat 430 bangunan rusak sedang, dan 807 rusak berat. Dari jumlah itu, terdapat 624 ruang kelas tidak layak pakai, dan 1.363 ruang kelas mengalami rusak sedang. "Kebanyakan sekolah SD yang rusak daripada SMP," katanya.

    Kerusakan gedung sekolah itu kebanyakan berada di Kecamatan Cibarusah, Cabangbungin, Cibitung, Muara Gembong, Sukatani, dan Babelan. Karena itu, diprioritaskan perbaikan maupun pembangunan pada 2014 mendatang dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah dari Kabupaten maupun bantuan Provinsi Jawa Barat, serta Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat.

    Menurutnya, kerusakan bangunan dan ruang kelas tersebut diakibatkan faktor cuaca maupun fisik bangunan yang sudah lapuk. Bahkan, kerusakan bangunan sekolah itu mulai dari tahun 2008-2012, akibat faktor bangunan sekolah yang dibangun dibawah tahun 1980.

    Sehingga, kata dia, usia bangunan sekolah yang rusak itu rata-rata hanya mampu bertahan 15 tahun. Kemungkinan banyaknya gedung sekolah yang rusak saat ini akibat keterbatasan keuangan daerah pada kurun waktu sebelumnya. "Kita butuh anggaran besar untuk perbaikan," katanya.

    Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Kabupaten Bekasi, Hasan Bisri menegaskan, untuk anggaran pendidikan memang direncanakan sekitar Rp 200 miliar dari APBD 2014 mendatang. Namun, untuk kisaran pastinya, pihaknya belum mengetahuinya karena belum diusulkan oleh pihak eksekutif.

    Selain anggaran dari APBD Kabupaten, kata dia, anggaran untuk perbaikan itu akan dibantu dari DAK maupun APBD Provinsi Jawa Barat. "Karena DAK Pendidikan tidak terserap semua di tahun 2013, maka anggaran itu akan diluncurkan kembali di tahun 2014 mendatang," katanya.

    ADI WARSONO

    Metro Populer:
    Anak Pejabat Jadi Korban Penembakan di Pasar Rebo

    Tabrakan Maut Depok, Tersangka Konsumsi Obat Flu

    Mengapa Proyek Jalan Layang Casablanca Mandek?

    Jalur 'Suci' Transjakarta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.