Wakapolda Bali Meninggal di Hotel Kartika Chandra  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kabid Humas Polda Metro jaya, Kombes Pol Rikwanto. TEMPO/Seto Wardhana

    Kabid Humas Polda Metro jaya, Kombes Pol Rikwanto. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakapolda Bali Brigjen I Dewa Putu Anom ditemukan meninggal dunia di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan. Ia diduga meninggal karena serangan jantung.

    "Almarhum meninggal dalam posisi telentang di tempat tidur," ujar juru bicara Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Selasa, 26 November 2013. Ia mengatakan Putu Anom ditemukan meninggal sekitar pukul 14.20 WIB.

    Sebelumnya, ia membuat khawatir sopir dinasnya yang tak kunjung bisa menelepon dia sejak pukul 11.00 WIB. "Akhirnya kamar dibuka oleh manajemen, ditemukan almarhum sudah meninggal dunia," ujarnya.

    Ia meninggal usai acara Komisi Kepolisian Nasional yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, kemarin. Ia menginap di Bidakara sejak Ahad lalu.

    Kini jenazah Putu Anom sudah dibawa ke RS Kramat Jati, Jakarta Timur. Menurut rencana, jenazah akan segera diterbangkan ke Bali. Kini Divisi Dokter dan Kesehatan Polda Metro Jaya sedang memeriksa jenazah di rumah sakit. Pihak keluarga dilaporkan sedang dalam perjalanan ke rumah sakit.

    Sementara itu, manajemen Kartika Chandra bersikap tertutup atas kematian yang terjadi di kamar hotel mereka. "Tanyakan ke polisi saja," ujar salah seorang bagian dari manajemen hotel yang menolak disebut namanya.

    M. ANDI PERDANA

    Berita populer:
    Ruhut Tantang Jokowi Berdebat
    Tiga Skenario PDIP Agar Jokowi Jadi Presiden
    Bos PT Wika Dimakamkan di Pekuburan Rp 2,6 M
    SBY Belum Balas Surat, Oposisi Australia Khawatir
    Ditantang Ruhut, Jokowi: Kalau Cebur Kali, Ayo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.