Wah, Pengemis di Pancoran Dapat 25 Juta Dua Pekan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Satuan Polisi Pamong Praja mengamankan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) saat razia di kawasan terminal Blok M, Jakarta, (5/7). Dari operasi jelang Ramadhan ini, 15 orang yang terdiri dari pengamen dan pengemis diamankan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Petugas Satuan Polisi Pamong Praja mengamankan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) saat razia di kawasan terminal Blok M, Jakarta, (5/7). Dari operasi jelang Ramadhan ini, 15 orang yang terdiri dari pengamen dan pengemis diamankan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan menangkap dua orang pengemis asal Subang, Jawa Barat. Keduanya ditangkap karena kedapatan meminta-minta di bawah jalan layang Pancoran, Jakarta Selatan.

    Dari keduanya, Suku Dinas mendapatkan uang sebesar Rp 25 juta yang didapat hanya dalam dua pekan. "Kami kaget ketika memeriksa ada uang totalnya berjumlah Rp 25 juta," ujar Kepala Seksi Rehabilitasi Sudin Sosial Jakarta Selatan, Miftahul Huda, kepada Tempo, Rabu, 27 November 2013.

    Uang itu ditemukan dalam beberapa kantong plastik milik kedua pengemis bernama Walang, 54 tahun, dan Saaran, 60 tahun, itu. Menurut Miftahul, keduanya beroperasi saban malam di Pancoran. "Kalau siang enggak ada," ujarnya.

    Kedua pengemis ini meminta-minta secara berkolaborasi. Walang mendorong Saaran yang renta di atas gerobak. Mereka meminta sambil mengiba pada pengguna kendaraan bermotor, lengkap dengan pakaian lusuhnya.

    "Otaknya Walang, jadi Saaran diminta pura-pura sakit agar menarik perhatian (pengemudi)," ujarnya. Saaran kepada Miftahul mengaku tunduk perintah Walang untuk mendudukannya di kursi roda.

    Menurut Mifta, di Subang, Walang tak dikenal sebagai pengemis ketika mencari penghasilan di Ibu Kota. "Dikenal warga sebagai Haji walang, orang berada," ujarnya. Ia disebut telah lama bolak-balik Subang-Jakarta untuk mengemis. "Sudah tahu daerah mana yang banyak uangnya dan jam-jam penertiban kapan saja," ujar dia.

    Namun, akhirnya keduanya ditangkap setelah dipantau beberapa hari oleh petugas. "Kami dapat laporan dari warga soal mereka," ujarnya. Keduanya kini dititipkan di Panti Sosial Bina Insan Cipayung, Jakarta Timur.

    M. ANDI PERDANA


    Baca juga:

    Pemotor 'Juara' Terobos Jalur Transjakarta

    Tiga Opsi Perluasan Bandara Soekarno Hatta

    Ahok Terima Sumbangan 30 Bus Transjakarta

    Cuaca Hari Ini, Hujan Lebat Hanya di Bogor


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?