Kasus Korupsi Mantan Lurah Ceger Akan Disidangkan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dok. TEMPO

    Dok. TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, telah menyerahkan berkas kasus korupsi yang melibatkan mantan Lurah Ceger Fanda Fadly Lubis dan mantan Bendahara Kelurahan Ceger, Zaitul Akmam, kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU). "Ini pemeriksaan tahap dua, yakni pelimpahan tersangka dari penyidik kepada penuntut umum," kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Silvia Desty Rosalina di kantornya, Senin, 2 Desember 2013.

    Silvia menjelaskan barang bukti dan uang tunai Rp 28 juta yang disita Kejaksaan, juga telah diserahkan kepada penuntut umum. "Uang itu dari para saksi yang telah dibayarkan kepada EO (Event Organizer) kegiatan," ujarnya.

    Menurutnya, sekitar 10 hari ke depan berkas keduanya akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur untuk disidangkan. "Paling lama 20 hari kedua tersangka akan menjalani persidangan," ujar Silvia.

    Fanda dan Zaitul diduga melakukan tindakan korupsi dengan total nilai Rp 450 juta. Dana itu berasal dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2012 di Kelurahan Ceger dari total anggaran sebesar Rp 2,3 miliar.

    Modus keduanya, yakni memanipulasi tujuh kegiatan dengan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) fiktif, atau kegiatan tersebut diselenggarakan sendiri. Namun, mereka mencantumkan nama Event Organizer yang disebut menerima dana sebagai penyelenggara kegiatan.

    Tujuh kegiatan yang diselewengkan antara lain, Gerakan Sayang Ibu dengan anggaran Rp 20.165.000; Pemahaman Kebangsaan Rp 74.000.000; SDM Kemasyarakatan Rp 110. 802.720; Penyuluhan Kesehatan Rp 53.000.000; Wawasan Bagi Aparatur Kelurahan Rp 78.175.900; Kewirausahaan Bagi Ekonomi Lemah Rp 48.554.000; Pengadaan Bahan Baku Bangunan Kegiatan Kerja Bakti Minggu Pagi Rp 70.000.000.

    Kejaksaan Negeri Jakarta Timur menjerat keduanya dengan Pasal 2, 3, dan 9 Undang-undang 20 tahun 2001 tentang pemberantasan korupsi dengan ancaman hukuman penjara selama 20 tahun.

    AFRILIA SURYANIS



    Berita Lain:
    Jokowi Menang Satu atau Dua Putaran?
    Anas: Mulyana Memiliki Komitmen Tinggi
    Wilayah Jakarta Siang Hari Diguyur Hujan
    Jenazah Mulyana W. Kusumah Dimakamkan di Bogor
    Jokowi Presiden Terpilih dalam Survei CSIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.