Pengemis Tajir Mudik dengan Avanza

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sa'aran (kiri) dan Walang (kanan), pengemis yang memiliki uang 25 juta rupiah, pada saat jumpa pers di Panti Sosial, Cipayung, Jakarta, Kamis (28/11). Walang mengatakan uang hasil mengemis tersebut dibagi dua. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Sa'aran (kiri) dan Walang (kanan), pengemis yang memiliki uang 25 juta rupiah, pada saat jumpa pers di Panti Sosial, Cipayung, Jakarta, Kamis (28/11). Walang mengatakan uang hasil mengemis tersebut dibagi dua. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur, memulangkan Walang, 54 tahun, dan Sa'aran, 70 tahun, ke kampung halamannya di Subang, Jawa Barat. Keduanya merupakan pengemis yang mendapatkan uang Rp 25 juta di Pancoran, Jakarta Selatan.

    "Hari ini kami antarkan pulang ke Subang. Kami siapkan mobil untuk mengantarnya," kata Kepala Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Purwono, di panti sosial, Selasa, 3 Desember 2013. (Walang dan Sa'aran Pulang Besok)

    Rencananya, mereka akan pulang ke Subang dengan dijemput oleh keluarganya. Namun, rencana itu batal. "Tidak jadi (dijemput keluarga) karena ini bentuk layanan kami," ujarnya.

    Sebelum berangkat, Walang yang mengenakan baju koko cokelat dengan kopiah hitam bersalaman dengan Purwono serta pengurus panti lainnya. Adapun Sa'aran, mengenakan baju koko putih dengan kopiah putih, hanya duduk di kursi roda sebelum naik ke mobil.

    Sekitar pukul 08.00, Walang dan Sa'aran meninggalkan panti sosial didampingi petugas dari Dinas Sosial DKI Jakarta. Walang dan Sa'aran pulang dengan menggunakan mobil Avanza silver B-1594-OM.

    Walang duduk di bangku belakang, sedangkan Sa'aran duduk di bangku tengah. Adapun empat petugas Dinas Sosial DKI menaiki mobil Isuzu Panther biru B-1907-PQO. "Selamat jalan Pak Walang!" teiak penghuni panti lainnya serempak. (Pengemis Ini Dikenal Dermawan oleh Warga Kampung)

    Dua pengemis asal Subang ini ditangkap petugas karena meminta-minta di bawah jalan layang Pancoran. Saat digeledah, petugas Suku Dinas mendapatkan uang sebesar Rp 25 juta yang didapat hanya dalam dua pekan. "Kami kaget ketika memeriksa ada uang totalnya berjumlah Rp 25 juta," ujar Kepala Seksi Rehabilitasi Sudin Sosial Jakarta Selatan, Miftahul Huda.

    Uang itu ditemukan dalam beberapa kantong plastik. Menurut Miftahul, keduanya beroperasi saban malam di Pancoran. "Kalau siang enggak ada," ujarnya. Pengemis ini meminta-minta secara berkolaborasi. Walang mendorong temannya yang pua-pura renta di atas gerobak. Mereka meminta sambil mengiba kepada pengguna kendaraan. 

    AFRILIA SURYANIS



    Terpopuler:
    Paul Walker Punya Rumah Rahasia di Mentawai
    Bercerai, Andi Soraya Diusir dari Rumahnya  
    Kapolri Sutarman: Jilbab Rp 5 Ribu Sudah Dapat  
    Petisi Paul Walker untuk Lindungi Mentawai
    Oegroseno: Jangan Sampai Jilbab Lebih Seksi   
    Berkat Paul Walker, Terumbu Karang Mentawai Selamat 
    Ahok: Untung Saya Enggak Bawa Pistol 
    Mobil Maut Paul Walker Seharga Rp 5 Miliar  





     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.