Demo Buruh, Akses ke Bandara Macet  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan buruh saat melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Sudirman Kota Tangerang, Banten (30/10). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Ratusan buruh saat melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Sudirman Kota Tangerang, Banten (30/10). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Tangerang - Ratusan buruh di Kota Tangerang berunjuk rasa menolak penetapan upah minimum Rp 2,4 juta. Aksi ini digelar di jalan akses menuju Bandara Soekarno-Hatta. Akibatnya, antrean kendaraan mengular tidak bisa dihindari.

    "Biasanya, dari Bandara ke pusat Kota Tangerang hanya butuh waktu 10 menit. Gara-gara ada unjuk rasa, bisa makan waktu satu jam," kata Gustiana Ahmad, pengguna jalan, saat ditemui di ruas jalan arah keluar Bandara Soekarno-Hatta, Selasa, 3 Desember 2013.

    Menurut koordinator buruh Tangerang, Sunarno, mereka sengaja menggelar aksi di jalan akses menuju Bandara agar tuntutan diperhatikan pemerintah. Iring-iringan buruh memanjang. Ada yang berjalan kaki, mengendarai sepeda motor, serta mobil dengan bak terbuka. Mereka berorasi di sepanjang jalan dengan mengibarkan bendera serikat pekerja.

    Sunarno menambahkan, mereka menuntut upah minimum kota (UMK) senilai Rp 3,1 juta, sesuai dengan kebutuhan hidup layak. Namun pemerintah menetapkan upah Rp 2,4 juta.

    M. Anwar, seorang manajer perusahaan garmen, mengatakan perusahaan tidak mungkin bisa membayar gaji sesuai tuntutan buruh. "Bagaimana mesti membayar, upah tahun lalu saja banyak yang ditangguhkan," katanya.

    Anwar mengatakan, tuntutan buruh itu sangat memberatkan pengusaha, sehingga banyak  perusahaan padat karya,seperti tekstil, sandang, dan kulit, mulai hengkang ke Jawa Tengah dengan mendirikan pabrik baru. "Lebih baik pengusaha berusaha di luar Tangerang, upah terjangkau dengan kualitas produksi sama dengan di sini karena mesinnya sama," ujar Anwar.

    AYU CIPTA

    Baca juga:
    Pengemis Tajir Pulang Kampung dengan Mobil Avanza
    RW, Korban yang Gugat Sitok, Depresi Lima Bulan 
    BEM UI Tuding Sitok Meneror Mahasiswi UI 
    Sore Hingga Malam, Jakarta Diguyur Hujan 
    Masih Ada yang Nekat Terobos Jalur Transjakarta 
    Pencuri Motor Tewas Didor di Tangerang 
    Kasus Korupsi Mantan Lurah Ceger Akan Disidangkan  

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.