Gagal Mencuri, Begal Tembak Mati Korban  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi perampokan

    ilustrasi perampokan

    TEMPO.CO, Bekasi - Gerombolan begal beraksi di Jalan Raya Karang Satria RT 5 RW 6, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu, 4 Desember 2013. Penjahat-penjahat itu mengincar sepeda motor Yamaha Vixion B 3455 FLI yang ada di sebuah bengkel. Namun, mereka membatalkan niatnya karena kepergok pemilik kendaraan, Ahmad Khotip, 60 tahun. "Korban ditembak dadanya," kata Kepala Kepolisian Sektor Tambun, Ajun Komisaris Indra Arya Yudha.

    Menurut Indra, perampokan itu terjadi sekitar pukul 14.00. Empat lelaki berboncengan sepeda motor datang ke bengkel. Mereka menodong pistol kepada penjaga bengkel bernama Harianto. Mekanik itu selanjutnya disekap di kamar mandi.

    Ahmad Khotip, yang berdagang buah di seberang jalan, heran melihat bengkel tiba-tiba tutup. Sebab, sepeda motornya, Yamaha Vixion, masih berada di bengkel karena sedang direparasi. Ahmad lalu datang ke bengkel untuk menanyakan sepeda motornya. 

    Ketika membuka pintu bengkel, dia langsung berhadapan dengan empat perampok. Pelaku yang kaget dengan kehadiran korban sontak melepaskan tembakan. Ahmad tersungkur setelah dada kirinya diterjang peluru. "Korban meninggal dalam perjalanan ke klinik," ujar Indra. 

    Menurut sejumlah saksi, para pelaku mengenakan helm sehingga wajahnya sulit dikenali. Polisi masih mecari petunjuk untuk mengungkap identitas pelaku. "Motifnya pencurian sepeda motor," katanya. 

    ADI WARSONO

    Berita Metropolitan Terpopuler
    Ayu: Kasus Sitok Berlawanan dengan Isu Perempuan Salihara
    Sitok Srengenge Mundur dari Komunitas Salihara
    Ahok: Sumur Resapan Tak Atasi Banjir
    Alasan Ahok Minta Pintu Tol Semanggi I Ditutup
    Ahok: Jabatan Struktural DKI Akan Dikurangi
    Delapan Vila di Puncak Kembali Dibongkar
    Kasus Sitok, Korban Dua Kali Ingin Bunuh Diri

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.