Polisi Gelandang Majikan yang Diduga Aniaya PRT  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah aktivis dan mahasiswa melakukan aksi mencuci baju bersama saat aksi peringatan Hari PRT Nasional dijalan Gubernur Suryo, Surabaya, Rabu (15/2). TEMPO/Fully Syafi

    Sejumlah aktivis dan mahasiswa melakukan aksi mencuci baju bersama saat aksi peringatan Hari PRT Nasional dijalan Gubernur Suryo, Surabaya, Rabu (15/2). TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Metro Jakarta Timur telah mengamankan majikan Siti Nur Amalah, 18 tahun, pembantu yang diduga dianiaya Usman dan Lina, warga Jatinegara. "Kami sudah amankan mereka dan sekarang masih kami periksa secara intensif," kata Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, Ajun Komisaris Endang Sri Lestari, Rabu, 4 Desember 2013.

    Ia menuturkan, polisi telah mengamankan kedua majikan Siti itu di tempat yang terpisah. Namun, Endang emoh menjelaskan di mana tempat beserta kronologisnya.

    Kendati demikian, statusnya akan mengarah menjadi tersangka. Pasalnya, bukti yang dikumpulkan sudah mencukupi. Endang menyatakan, kedua majikan Siti tersebut dikenai pasal kekerasan dalam rumah tangga. Sebab, penganiayaan dilakukan dalam lingkup rumah tangga.

    “Pasal tersebut berlaku didasari laporan awal korban dengan didukung dua keterangan saksi ahli. Kalau dugaan pelecehan seksual belum kami kembangkan,” kata dia.

    Terkait penggunaan pasal penganiayaan yang menyebabkan kebutaan, Endang mengaku masih mendalaminya. “Kami masih menunggu keterangan saksi ahli dari Pemalang,” ujarnya. (Baca:Polisi Mengaku Usut Penganiayaan PRT Jatinegara)

    ERWAN HERMAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.