Agen Mengeluh Harga Gas Naik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Barang bukti kasus penyuntikan tabung gas elpiji 12 kg dan 3 kg di Madiun (26/7). TEMPO/Ishomuddin

    Barang bukti kasus penyuntikan tabung gas elpiji 12 kg dan 3 kg di Madiun (26/7). TEMPO/Ishomuddin

    TEMPO.CO, Jakarta - Gejolak kenaikan tabung elpiji 12 kilogram mulai muncul ke permukaan. Beberapa warga dan pelanggan dari kalangan pengusaha keberatan atas kenaikan tersebut.

    "Kami di sini bingung, tidak ada surat, tapi diminta naik," ujar Dahlia, 31 tahun, salah seorang agen tabung gas di Pancoran, Jakarta Selatan, kepada Tempo, Kamis, 5 Desember 2013.

    Harga tabung gas 12 kilogram di tempatnya kini sudah mencapai Rp 78 ribu. "Naik enam ribu, sebelumnya Rp 72 ribu," kata dia. Banyak pelanggan mengeluh karena kenaikan itu dituding sebagai kongkalikong.

    "Sekarang, beban isi (ulang) ditanggung agen," ujarnya. Dulu biaya sebesar Rp 4.000-Rp 7.000 itu ditanggung oleh Pertamina. "Jadi ya segitu naiknya, di pasaran sekarang paling mahal Rp 80 ribu."

    Hal senada juga diungkap agen penjual gas di Kalibata, Jakarta Selatan. Ia mengatakan banyak pelanggannya meminta surat resmi kenaikan tersebut. "Mereka protes, minta pemberitahuan resmi," kata Nurtanto, 43 tahun. Hingga saat ini, memang tak ada pengumuman tertulis dari pihak Pertamina soal kenaikan tersebut.

    "Katanya (pihak Pertamina) tidak perlu (diatur secara resmi kenaikan harga), ini kan bukan (gas) subsidi," ujarnya. Namun, ia meminta agar Pertamina tetap mengeluarkan edaran soal naiknya harga gas tersebut. "Biar pelanggan saya percaya," tambahnya, yang mengaku banyak pelanggan dari kalangan pengusaha rumah makan di Kalibata tersebut.

    Di tempat tersebut, tabung gas Elpiji 12 kilogram sudah mulai dijual dengan harga Rp 80 ribu per tabung. Sebelumnya, tabung-tabung gas itu dijual seharga Rp 75 ribu per tabung. Ia mengatakan angka tersebut bisa kembali naik menjelang akhir tahun bila stok gas menipis. "Pertamina minta kalau harga naik, maksimal Rp 85 ribu per tabung," ujarnya.

    M. ANDI PERDANA

    Terpopuler:
    Sandra Dewi dan Orang Terkaya ke-125, Ada Apa?
    Bu Pur Panggil Kapolri 'Dik Tarman'
    9 Gaya Panggung Agnes Monica yang Bikin Heboh
    Negara Mana Paling Korup Sedunia?
    Sandra Dewi Kepergok Mojok dengan Edgard di Kafe
    Ini Bu Pur yang Dikenal Mindo Rosa
    Alasan Ahok Minta Pintu Tol Semanggi I Ditutup
    Adu Kuat Agnes Monica Vs Siti Nurhaliza di Tokyo
    Bu Pur di Mata Kapolri Sutarman


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.