Layani Penerbangan Sipil, Bandara Halim Bersolek  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas saat melakukan perawatan dan membersihkan pesawat, di apron Bandara Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, (21/11). Pemerintah telah memutuskan kembali mengoptimalkan Bandara Halim Perdanakusuma sebagai bandara komersial pada awal tahun 2014. TEMPO/Imam Sukamto

    Petugas saat melakukan perawatan dan membersihkan pesawat, di apron Bandara Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, (21/11). Pemerintah telah memutuskan kembali mengoptimalkan Bandara Halim Perdanakusuma sebagai bandara komersial pada awal tahun 2014. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Bandar Udara Halim Perdanakusuma akan dioperasikan sebagai penerbagan komersil per Januari 2014 mendatang. (Baca: Bandara Halim Akan Melayani Penerbangan Komersial) Bandara yang selama ini dioperasikan TNI Angkatan Udara tersebut, tengah melakukan perbaikan atau renovasi.

    Salah satu petugas keamanan Bandara Halim, Sofyan, mengatakan ada beberapa tempat yang dipindah dan diganti. Misalnya, loket tiket akan disatukan ke sudut kiri depan Bandara Halim.

    "Kalau sebelumnya kan loket tiket terpisah-pisah. Kalau nanti, semuanya menyatu di sana," kata Sofyan, sambil menunjuk tempat yang akan dijadikan loket tiket kepada Tempo, Kamis, 5 Desember 2013.

    Selain itu, kata Sofyan, pusat informasi yang berada di tengah bagian depan Bandara akan berubah penampilan. "Masih dalam pengerjaan, jadi belum tahu nantinya jadi seperti apa," ujarnya.

    Menurut Sofyan, cat coklat yang saat ini menghiasi dinding Bandara Halim juga akan diganti. "Nanti akan dicat lagi, dibagusin. Tapi enggak tahu warna apa," katanya.

    Berdasarkan pantauan Tempo, pengerjaan renovasi hanya terlihat di bagian pusat informasi. Di dalam terpal putih yang tertutup gambar bentuk pusat informasi, yang nantinya akan jadi seperti gambar tersebut, tiga pekerja sedang menghaluskan balok kayu. Di sebelahnya berdiri tempat pusat informasi yang lama.

    Berdasarkan gambar yang terpampang, pusat informasi nantinya akan terbuat dari ukiran kayu berwarna cokelat seperti pendopo dan terbuka. Sementara itu, pusat informasi yang lama lebih tertutup dengan kaca. Komunikasi antar petugas pusat informasi dengan masyarakat hanya melalui lubang berdiameter sekitar 10 sentimeter.

    AFRILIA SURYANIS

    Terpopuler
    Kata Suami Bu Pur Soal Istana, SBY, dan Istrinya

    Heboh Foto Mesra Ariel dan Sophia Latjuba 

    Gaji Rp 1,7 Miliar, Ahok Tantang Fitra Audit Tabungan 

    Konflik Farhat-Dhani Masuki Babak Baru  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.