Syarat Bandara Soekarno-Hatta Pindah ke Halim  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peswat Boeing 747 lepas landas di pagi hari yang cerah  dari bandara Amsterdam, Belanda. Dailymail.co.uk

    Peswat Boeing 747 lepas landas di pagi hari yang cerah dari bandara Amsterdam, Belanda. Dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono, mengatakan Kementerian harus segera memberi tahu secara resmi rencana pemindahan Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng ke Halim Perdanakusumah. Alasannya, perubahan fungsi bandara Halim menjadi komersial akan menyebabkan banyaknya perjalanan keluar-masuk daerah yang tergolong kawasan padat tersebut.

    Pristono mencontohkan persimpangan Cawang Universitas Kristen Indonesia dan kawasan Pusat Grosir Cililitan. Kementerian Perhubungan tidak bisa begitu saja memindahkan penerbangan ke Halim. “Ada beberapa syarat yang mesti dipenuhi dari aspek pengaturan lalu lintas,” kata Udar Pristono, Kamis, 5 Desember 2013.

    Pertama, Kementerian harus menjelaskan skema perkiraan arus penumpang keluar-masuk dari bandara milik TNI Angkatan Udara tersebut. Kementerian juga harus merinci akses mana saja yang akan dijadikan jalur keluar-masuk dari bandara.

    "Itu jalan di dekat Halim kan sempit mereka juga, mesti memikirkan kemacetan akibat lalu-lintas penumpang," kata dia. Karena itu, pengelola dan Kementerian Perhubungan perlu membangun akses baru untuk memecah kemacetan.

    SYAILENDRA

    Berita Terpopuler
    Konflik Farhat-Dhani Masuki Babak Baru 

    Emir Moeis Disebut Dapat Gratifikasi Seks di Paris 

    Paul Walker Sebenarnya Bisa Selamatkan Diri 

    Disebut Ada Mahasiswi Lain yang Alami seperti RW

    Gaya Agnes Monica Tiru Emoticon WhatsApp




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.