Banjir Rendam Dua Lokasi di Jakarta Timur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berjalan dengan berpegangan pada tali untuk melakukan  bersilaturahim lebaran ketika banjir merendam kawasan Kampung pulo  pada Hari Raya Idul Fitri 1434 H di Jakarta, Kamis (8/8). TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Warga berjalan dengan berpegangan pada tali untuk melakukan bersilaturahim lebaran ketika banjir merendam kawasan Kampung pulo pada Hari Raya Idul Fitri 1434 H di Jakarta, Kamis (8/8). TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Banjir kembali merendam dua lokasi di Jakarta Timur, Jumat, 6 Desember 2013. Dua lokasi itu adalah Kampung Pulo di Kelurahan Kampung Melayu dan Cipinang Melayu di Kelurahan Cipinang Melayu. Genangan  air yang muncul di Kampung Pulo berasal dari meluapnya air Sungai Ciliwung. Sedangkan genangan di Cipinang Melayu berasal dari Kali Sunter. 

    Lurah Kampung Melayu, Bambang Pangestu, mengatakan akibat luapan kali Ciliwung, sebanyak tujuh RW dan 47 RT terendam air dengan ketinggian sekitar 1,5 meter. Sampai saat ini banjir belum juga surut. Kendati genangan air cukup tinggi, Bambang menyatakan, tak ada korban yang mengungsi. Sebab, kejadian seperti ini sudah dianggap biasa bagi warga Kampung Pulo.

    Sedangkan di Cipinang Melayu, ketinggian air rata-rata 75 sentimeter. Ketua RW 03, Muchtar Usman, mengatakan air masuk ke pemukiman pada dinihari tadi saat warga masih terlelap.   Hingga siang ini genangan belum juga surut karena aliran air dari hulu tetap tinggi.

    ERWAN HERMAWAN

    Berita lain:
    Polisi Hentikan Kasus Flo, Istri Piyu
    Jokowi Sepakat Bandara Cengkareng Pindah ke Halim
    Enji, Suami Ayu Ting Ting, Diduga Mengeroyok
    Penari Cantik Tewas dengan Puluhan Luka Tusuk  
    Polda: Penyidik Capek Mencari Flo
    Polisi Bantah Salah Tembak Petinju Marangin Marbun 
    Rawa Buaya Digagas Jadi Terminal Modern   


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.