Tak Punya SIM, Kendaraan Ditahan Sebulan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menghalau konvoi pelajar berbagai Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di jalan A. Mangerangi  Makassar, (18/4). Aksi tersebut untuk  merayakan Selesainya Ujian Nasional yang berakhir hari ini. TEMPO/Hariandi Hafid

    Polisi menghalau konvoi pelajar berbagai Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di jalan A. Mangerangi Makassar, (18/4). Aksi tersebut untuk merayakan Selesainya Ujian Nasional yang berakhir hari ini. TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO.CO, Jakarta - Jajaran Satuan Lalu Lintas Polresta Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akan memberikan sanksi khusus bagi pengemudi kendaraan bermotor yang tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM), yaitu penahanan kendaraan selama sebulan. Sanksi itu diberikan karena banyaknya pelajar yang membawa sepeda motor, tapi mereka tidak memiliki SIM. "Ini untuk memberikan efek jera kepada pelanggar lalu lintas di bawah umur," kata Kasat Lantas Polresta Bekasi, Komisaris Ojo Ruslani, Jumat, 6 Desember 2013.

    Ojo menyatakan, selain menahan sepeda motor, orang tua pengendara juga diwajibkan datang ke kantor polisi untuk diberi arahan agar tak mengizinkan anaknya membawa kendaraan. Sejauh ini, kata dia, sebanyak tujuh orang pengendara di bawah umur terjaring razia dalam Operasi Zebra 2013. "Dibuat surat pernyataan," katanya.

    Ojo menambahkan, dalam Operasi Zebra tahun ini, Polresta Kabupaten Bekasi menilang 2.245 pengendara yang melanggar lalu lintas. Dari pelanggaran itu, polisi menahan sebanyak 470 SIM, 1.710 Surat Tanda Nomor Kendaraan, 64 sepeda motor, dan satu unit odong-odong.

    Sementara itu, di Kota Bekasi, Satuan Lalu Lintas Polresta Bekasi Kota menilang sebanyak 300 pengendara di bawah umur. Bedanya, tak ada sanksi khusus yang diberikan kepada para pengendara di bawar umur tersebut. "Yang memberikan sanksi pengadilan," kata Kasat Lantas Polresta Bekasi Kota, Komisaris Arsal Sahban.

    Arsal mengatakan, sekarang ini banyak pelajar pergi ke sekolah menggunakan sepeda motor. Oleh karena itu, dia meminta kepada pemerintah setempat  untuk menyediakan transportasi yang mudah diakses oleh pelajar. Langkah ini penting agar pelajar yang biasa menggunakan kendaraan sendiri beralih ke angkutan massal. "Seperti bus sekolah," katanya. "Juga penyesuaian trayek yang disesuaikan kebutuhan pelajar."

    Arsal menambahkan, selama Operasi Zebra sejak 28 November lalu, sebanyak 2.876 pengendara ditilang. Rata-rata mereka yang melanggar melakukan perbuatan seperti melawan arus dan pelanggaran lain yang sifatnya membahayakan bagi diri sendiri atau pengguna jalan lain.

    ADI WARSONO

    Berita lain:
    Polisi Hentikan Kasus Flo, Istri Piyu
    Jokowi Sepakat Bandara Cengkareng Pindah ke Halim
    Penari Cantik Tewas dengan Puluhan Luka Tusuk 
    Briptu Rubby Bobol Mobil dan Tipu Ayah Sendiri
    Rawa Buaya Digagas Jadi Terminal Modern 
    Polisi Bantah Salah Tembak Petinju Marangin Marbun 
    Pencuri di Markas Polda Metro Ditangkap

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.