Kasus Pembunuhan, Tante Heny Tinggal di Kos Mewah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pembunuhan

    Ilustrasi Pembunuhan

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim penyidik dari Subdirektorat Subdirektorat Kejahatan dengan Kekerasan Kepolisian Daerah Metro Jaya menggelar pra-olah tempat kejadian perkara pembunuhan Dewi Heny Manapode, 73 tahun, secara tertutup. Olah TKP tersebut dilaksanakan di kediaman Dewi di Jalan MPR Raya Nomor 22 Unit 16 Cilandak Jakarta Selatan.

    Tersangka Suherman, 31 tahun, tiba di TKP pada pukul 16.30 WIB, sedangkan Suwanda tersangka yang bertugas membersihkan noda darah di lantai kamar Heny, tiba lebih dulu pada 15.50 WIB. Adapun Suwanda, belum diperoleh berita resmi tentang penangkapan dirinya lantaran penyidik yang masih melakukan praolah TKP pada saat berita ini ditulis.

    Dari pantauan Tempo, Dewi tinggal sebuah rumah kos mewah dan asri berdesain minimalis. Rumah bercat hijau yang terdiri dari dua bangunan utama.

    Tampak depan, bangunan tersebut dibuat asimetris modern dengan tiga jendela dan pintu masuk di sisi samping. Lahan di depan jendela itu memuat setidaknya 6 mobil yang diparkir berbanjar. Bangunan pertama merupakan ruangan besar yang pintunya tertutup. Dari jendela, terlihat bangunan itu digunakan untuk menerima tamu.

    Di antara bangunan pertama dan bangunan di belakangan terdapat kolam renang dan gazebo berupa bangunan permanen dengan konsep dapur terbuka. Di dapur ini terdapat satu buah kompor gas tungku ganda, rak piring berukuran sedang, dan wastafel cuci piring.

    Di gazebo yang menghadap ke kolam renang ini juga terdapat lima buah meja bundar berukuran sedang dengan masing-masing empat buah kursi.

    Di seberang gazebo adalah bangunan kedua yang dibangun memanjang berisi kamar seluruh penghuni. Sri Hediyati, 62 tahun, pengelola rumah kos itu mengatakan di rumah itu terdapat 21 kamar dengan luas yang beragam. Adapun harga per kamar dimulai dari Rp 2,5 juta hingga Rp 4 juta untuk kamar berukuran 4x6 meter yang paling luas. Fasilitas yang disediakan, kata dia, terdiri dari pendingin ruangan, televisi, tempat tidur, dan perabotan penunjang lainnya. "Ibu Heny tinggal di kamar yang sewanya Rp 4 juta," kata Sri saat ditemui, Sabtu, 7 Desember 2013.

    Bangunan kedua ini juga berkonsep minimalis dengan cat luar berwarna hijau muda dan biru yang dicat berselang di setiap kamar. Praolah TKP dilakukan sekitar jam dan berakhir pada sekitar pukul 17.15 WIB. Kamar Heny berada paling kiri jika menghadap ke kolam dengan tambahan balkon yang lebih luas.

    Sri menuturkan, penghuni kos tidak dibatasi hanya untuk perempuan. Pasangan suami istri juga diperbolehkan tinggal di rumah itu dan wajib menyerahkan fotokopi buku nikah. Peraturan menerima tamu, kata dia, hanya diperbolehkan di ruang tamu utama di bangunan depan dan tidak boleh melewati pukul 23.00.

    Setelah praolah TKP selesai, seorang penyidik mengatakan olah TKP akan dilakukan pada Senin, 9 Desember pekan depan. Rencananya, kata dia, olah TKP akan dimulai pada pukul 09.00 pagi hari. "Besok Senin kami kembali lagi," kata dia.

    LINDA HAIRANI

    Berita lain:
    Lagi, Beredar Foto Mesra Ariel-Sophia di Stasiun  
    Kutang Lancip Agnes, Indah tapi Berbahaya
    Wanita-wanita di Sekeliling Ariel 
    Sophia Latjuba, dari Foto Topless hingga Produser
    Setelah Tabrakan, Paul Walker Bertahan Beberapa Detik
    Tweet Romantis Ariel Setelah Foto Mesra Beredar
    Puing Porsche Paul Walker Jadi Sasaran Pencuri  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.