Tarian dari 3 Keraton Ramaikan Festival  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penari melakukan gladi resik dalam persiapan acara Pagelaran Agung Keraton Sedunia (World Royal Heritage Festival) di Monumen Nasional, Jakarta, Sabtu (7/12). Acara yang digelar dari tanggal 5-8 Desember 2013 ini diikuti oleh 10 kerajaan dari luar negeri dan 165 keraton se-nusantara yang bertujuan menambah dan menjaga khazanah budaya. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Sejumlah penari melakukan gladi resik dalam persiapan acara Pagelaran Agung Keraton Sedunia (World Royal Heritage Festival) di Monumen Nasional, Jakarta, Sabtu (7/12). Acara yang digelar dari tanggal 5-8 Desember 2013 ini diikuti oleh 10 kerajaan dari luar negeri dan 165 keraton se-nusantara yang bertujuan menambah dan menjaga khazanah budaya. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam festival keraton sedunia, tiga kerajaan asal kawasan Indonesia timur turut memeriahkan rangkaian acara pergelaran agung di lapangan selatan Monumen Nasional pada Sabtu, 7 Desember 2013. Tampil pertama kali sebagai kerajaan asal Indonesia Timur, tarian Lumense dari Kerajaan Kabaina, Sulawesi Tenggara yang merupakan tarian ritual preolia atau pengusir bencana.

    Pergelaran agung merupakan salah satu rangkaian dalam festival keraton sedunia yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Forum Silaturahmi Keraton Nusantara. Sebanyak 165 peserta kerajaan Nusantara bergabung dalam rangkaian pameran, ekshibisi, dan workshop tersebut. Adapun peserta dari luar negeri yang turut bergabung dalam festival adalah Malaysia, Singapura, Filipina, Norwegia, Swedia, Jepang, Brunei Darussalam, Inggris, Portugal, Afrika Selatan, dan Denmark.

    Kerajaan asal Indonesia timur yang turut menampilkan kesenian tarinya adalah Kerajaan Insana, Pulau Timur, Nusa Tenggara Timur. Tari yang dibawakan oleh enam perempuan tersebut bertajuk Sandang Insana, menceritakan pembuatan tenun Insana dari penanaman hingga penenunan. Gerakan yang ditarikan menggambarkan gerakan dari menanam benih kapas, memanen kapas, menyiangi kapas, memintal benang, hingga menenun kain khas Insana.

    Tarian lain asal Kerajaan Indonesia Timur yang ditampilkan adalah tari Pabisu asal Kerajaan Siang, Sulawesi Tengah. Tarian ini merupakan bentuk ritual yang melibatkan pendeta kerajaan. Dalam tarian, ditunjukkan atraksi menusuk dada dan pipi penari.

    Pergelaran yang dimulai pada pukul 14.45 tersebut diinformasikan akan berlangsung hingga malam hari serta akan dimeriahkan juga dengan pergelaran dari kerajaan-kerajaan mancanegara.
    Selain pergelaran agung tersebut, pameran kereta kencana, wisata kuliner, serta pameran kerajaan masih berlangsung hingga hari terakhir festival pada Ahad esok.

    Adapun festival ini dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pada Jumat, 5 Desember 2013, di mana dirinya berdandan seperti seorang raja. Besaran anggaran yang digunakan untuk festival ini adalah Rp 20 miliar.

    ISMI DAMAYANTI

     

    Berita lain:
    Lagi, Beredar Foto Mesra Ariel-Sophia di Stasiun
    Kutang Lancip Agnes, Indah tapi Berbahaya
    Wanita-wanita di Sekeliling Ariel
    Sophia Latjuba, dari Foto Topless hingga Produser
    Setelah Tabrakan, Paul Walker Bertahan Beberapa Detik
    Tweet Romantis Ariel Setelah Foto Mesra Beredar
    Puing Porsche Paul Walker Jadi Sasaran Pencuri



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.