Kirab Budaya Keraton, Arus Lalu Lintas Dialihkan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penari melakukan gladi resik dalam persiapan acara Pagelaran Agung Keraton Sedunia (World Royal Heritage Festival) di Monumen Nasional, Jakarta, Sabtu (7/12). Acara yang digelar dari tanggal 5-8 Desember 2013 ini diikuti oleh 10 kerajaan dari luar negeri dan 165 keraton se-nusantara yang bertujuan menambah dan menjaga khazanah budaya. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Sejumlah penari melakukan gladi resik dalam persiapan acara Pagelaran Agung Keraton Sedunia (World Royal Heritage Festival) di Monumen Nasional, Jakarta, Sabtu (7/12). Acara yang digelar dari tanggal 5-8 Desember 2013 ini diikuti oleh 10 kerajaan dari luar negeri dan 165 keraton se-nusantara yang bertujuan menambah dan menjaga khazanah budaya. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta menggelar Pagelaran Agung Keraton Sedunia sejak Kamis hingga hari ini, Ahad, 8 Desember 2013. Puncak acara festival ini adalah Kirab Budaya yang berlangsung pukul 15.00 WIB hingga selesai. Sebanyak 10 kerajaan mancanegara dan 165 keraton dalam negeri akan ikut serta.

    Rute Kirab Budaya meliputi Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Medan Merdeka Barat, lalu Jalan Medan Merdeka Selatan, kemudian masuk ke Monas melalui pintu tenggara. Arus lalu lintas di jalan yang dilewati kirab ini dialihkan, termasuk untuk bus Transjakarta.

    Berikut pengalihan arus lalu lintas dalam keterangan resmi Dinas Perhubungan DKI Jakarta:
    1. Pengalihan arus akan dilakukan dari pukul 14.00 WIB sampai 18.00 WIB, bertepatan dengan pelaksanaan Kirab Budaya.

    2. Ruas jalan yang akan ditutup antara lain Jalan Medan Merdeka Timur (gerbang Monas Timur Laut sampai simpang Jalan Medan Merdeka Utara), Jalan Medan Merdeka Utara (sisi utara dan selatan),  serta Jalan Medan Merdeka Barat (sisi barat dan timur). Sisi utara dan selatan Jalan Medan Merdeka Selatan juga ditutup, kecuali bagi kendaraan yang menuju Sekretariat Wakil Presiden dan Kedutaan Besar Amerika Serikat. Penutupan jalan juga dilakukan di sisi timur Jalan Majapahit dan Jalan Budi Kemuliaan, yang menuju Bundaran Air Mancur atau Patung Kuda, kecuali bagi yang menuju RS Budi Kemuliaan dan Bank Indonesia.

    3. Berkaitan dengan penutupan tersebut, ada empat pengalihan arus. Pertama, pengalihan utara-selatan. Kendaraan dari arah Harmoni atau Jalan Hayam Wuruk yang akan menuju Bundaran Hotel Indonesia atau Jalan M.H. Thamrin dialihkan melalui Jalan Juanda-Jalan Pos-Jalan Gedung Kesenian-Jalan Lapangan Banteng-Jalan Pejambon dan seterusnya.

    Pengalihan kedua, yaitu pengalihan selatan-utara. Kendaraan dari arah Bundaran Hotel Indonesia atau Jalan M.H. Thamrin yang akan menuju Harmoni atau Jalan Hayam Wuruk dialihkan melalui Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Abdul Muis-Jalan Majapahit dan seterusnya. Sementara Jalan Budi Kemuliaan akan diberlakukan satu arah, yakni dari timur ke barat.

    Pengalihan ketiga, pengalihan barat-timur. Kendaraan dari arah Jatibaru yang akan menuju Tugu Tani dialihkan melalui Jalan Kebon Sirih dan seterusnya. Untuk pengalihan timur-barat, kendaraan dari arah Tugu Tani yang akan menuju Jatibaru akan dialihkan melalui Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Perwira-Jalan Lapangan Banteng-Jalan Veteran-Jalan Suryapranoto dan seterusnya.

    4. Bagi dua koridor Transjakarta yaitu Koridor 1 (Blok M-Kota) dan Koridor 2 (Harmoni-Pulogadung) juga akan diberlakukan pengalihan rute. Untuk koridor 1 arah Kota, bus akan dibelokkan di Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Abdul Muis-Jalan Majapahit atau Halte Harmoni, tidak melewati Halte Monas.

    Untuk Koridor 2, pengalihan rute dari Halte Harmoni melewati Halte Pecenongan-Halte Juanda-Halte Pasar Baru-Halte Lapangan Banteng-Jalan Pejambon-Jalan Ridwan Rais-Tugu Tani-Halte Kwitang dan seterusnya. Kemudian untuk yang menuju Harmoni, bus Transjakarta tidak melintasi Halte Monas, Halte Balai Kota, Halte Gambir 1, dan Halte Gambir 2.

    SYAILENDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.