Kereta Kencana Dikeluarkan, Pengunjung Foto-foto  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengunjung mengambil gambar kereta kencana yang dipamerkan dalam persiapan acara Pagelaran Agung Keraton Sedunia (World Royal Heritage Festival) di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (7/12). Acara yang digelar dari tanggal 5-8 Desember 2013 ini diikuti oleh 10 kerajaan dari luar negeri dan 165 keraton se-nusantara yang bertujuan menambah dan menjaga khazanah budaya. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Seorang pengunjung mengambil gambar kereta kencana yang dipamerkan dalam persiapan acara Pagelaran Agung Keraton Sedunia (World Royal Heritage Festival) di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (7/12). Acara yang digelar dari tanggal 5-8 Desember 2013 ini diikuti oleh 10 kerajaan dari luar negeri dan 165 keraton se-nusantara yang bertujuan menambah dan menjaga khazanah budaya. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Puluhan kereta kencana yang bakal ditampilkan dalam Kirab Budaya di Monas, Jakarta Pusat, Ahad, 8 Desember 2013, sudah dikeluarkan dari ruang pameran. Kondisi ini pun menarik perhatian masyarakat untuk berfoto lebih dekat dengan kereta-kereta itu.

    Berdasarkan pantauan, kereta-kereta kencana tersebut diposisikan di Silang Timur Monas, sekitar pukul 12.30 WIB. Kereta-kereta itu dipasangkan dengan kuda. Dari 80 kereta kencana, terdapat beberapa kereta yang dipasangkan dengan dua kuda. Salah satunya, kereta dari Yogyakarta.

    Dikeluarkannya kereta-kereta kencana ini menarik animo pengunjung Monas. Beberapa di antara mereka ada yang memanfaatkan momen ini dengan berfoto. Salah satunya adalah Saiful. "Untuk koleksi dan ditunjukkan sama teman-teman di kampung," ujar pria 33 tahun asal Tegal, Jawa Tengah, itu.

    Sementara ruang pameran kereta kencana kini beralih fungsi. Lokasi pameran itu menjadi tempat berkumpulnya para peserta Kirab Budaya. Beberapa di antara mereka ada yang tengah memakai atribut pakaian daerah dan makan siang.

    Rey, manajer lapangan festival keraton sedunia, mengatakan bahwa jumlah peserta kirab budaya sekitar 1.650 orang. Jumlah itu belum termasuk pasangan raja dan ratu. "Kalau sama raja dan ratu jadi 2.000 orang," ujar Rey.

    Selain dari Indonesia, peserta Kirab Budaya berasal dari beberapa negara asing. Tercatat ada 10 kerajaan dari luar negeri yang berpartisipasi dalam acara ini. "Mereka tinggal naik kereta kencana dari Indonesia saja," tutur Rey.

    SINGGIH SOARES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.