ABG 14 Tahun Dilaporkan Hilang di Meruya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Paul Sakuma

    AP/Paul Sakuma

    TEMPO.CO, Jakarta - Widya Rifva Oktaviani, remaja 14 tahun, dilaporkan hilang sejak kemarin, Sabtu, 7 Desember 2013, di Meruya, Kembangan, Jakarta Barat. Menurut Kelik Supriharjo, ayah Widya, komunikasi terakhir dengan sang anak terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. “Itu komunikasi terakhir lewat BBM (BlackBerry Messenger),” katanya saat dihubungi Tempo, Ahad, 8 Desember 2013.

    Kelik mengatakan, Widya malam itu memang berpamitan seperti biasa kepada orang tuanya untuk pergi mengikuti bimbingan belajar. Mengikuti bimbingan belajar di Nurul Fikri Meruya, kata dia, memang rutin dilakukan Widya hingga pukul 20.00. Dia pun mengatakan sempat bertanya posisi anaknya saat itu. “Dia bilang sudah mau pulang ke rumah,” ujarnya.

    Kekhawatiran mulai melanda Kelik dan keluarganya lantaran hingga pukul 20.30 Widya tak juga tiba di rumah. Padahal jarak rumahnya di Taman Meruya Ilir dengan bimbel Nurul Fikri hanya sekitar 200 meter. “Awalnya (pesan) sempat dibaca (berstatus read), tapi setelah itu cuma tanda centang (tanda terkirim), lalu tidak bisa terkirim sama sekali,” katanya.

    Kelik pun segera pergi untuk mencari anaknya itu, tapi Widya tak berhasil ditemukan. Dia pun sempat beberapa kali mengirim BBM kepada Widya, tapi tak mendapatkan jawaban dari sang anak.

    Sang ibu pun sempat menghubungi Widya dan mengatakan sedang berada di SMP 134 yang tak jauh dari lokasi bimbel. Sayangnya, setelah itu Widya tidak bisa dihubungi lagi, baik melalui telepon, SMS, maupun BBM.

    Laki-laki yang sehari-hari bekerja di Metro TV itu pun mengatakan tidak ada yang aneh dengan sikap putrinya belakangan ini. Saat pergi mengikuti bimbel, anaknya pun masih tetap bersikap seperti biasanya. “Dia pergi les pakai kaos hijau, celana jin hitam, dan jilbab hitam,” ujarnya.

    Kelik hingga saat ini belum menerima informasi apa pun soal hilangnya Widya. Dia juga mengatakan belum menerima permintaan tebusan atau apa pun jika memang anaknya itu diculik oleh pihak-pihak tertentu. “Belum pernah dihubungi siapa pun soal keberadaan anak saya,” kata dia dengan nada lirih.

    DIMAS SIREGAR

    Berita Lainnya:
    Demokrat Ingin Ruhut dan Boni Hargens Berdamai  
    Pakar Hukum: Boediono Bakal Jadi Tersangka
    Hasil Pertandingan Liga Primer Inggris  
    Di Bandung, Mandela Mencari Bung Karno
    Kenapa Kicauan Farhat Bikin Dhani Kesal pada Maia?
    Diejek Farhat, Dhani Minta Maia Klarifikasi  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.