Polisi Kembali Gelar Olah TKP di Kos Mewah Heny  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sxc.hu

    sxc.hu

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi kembali menggelar olah tempat kejadian perkara di lokasi pembunuhan Heny Dewi Manapode, 73 tahun. Heny dibunuh oleh Suherman di rumah kosnya, Jalan MPR Raya, Cilandak, Jakarta Selatan.

    Rekonstruksi digelar polisi sejak pukul 10.30 WIB. Ini merupakan kedua kalinya polisi melakukan olah TKP. Sebelumnya, rekonstruksi dilakukan pada Sabtu, 7 Desember 2013.

    Dua tersangka hadir dalam rekonstruksi tersebut dan memeragakan peran mereka dalam pembunuhan tersebut. "Ini melengkapi BAP keduanya sebelum nanti diserahkan ke kejaksaan," ujar Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan, Senin, 9 Desember 2013.

    Dalam olah TKP Sabtu lalu, hanya tersangka Suherman yang hadir. Ia memeragakan adegan pembunuhan terhadap Henny, yang dibunuhnya dengan cara menusukkan pisau secara bertubi-tubi.

    Aksi ini dilakukan bersama rekannya, Suwanda, yang baru ditangkap pekan lalu. Ia berperan membantu Suherman memasukkan jasad Heny ke dalam koper dan membuangnya ke sebuah sungai di Bogor.

    Menurut Herry, pelaku membunuh Heny karena merasa kesal dan sakit hati terhadap korban. Suherman, yang disebut sebagai kekasih Heny, diancam akan dilaporkan ke polisi dengan tuduhan pelecehan seksual tiap kali Suherman menolak permintaan Heny.

    Seperti Sabtu lalu, olah TKP kali ini yang dilakukan di lantai dua rumah kos tersebut digelar tertutup. Hingga saat ini, olah TKP masih berlangsung di tempat tersebut.

    Rumah kos tersebut dikelola oleh Sri Ediyati. Menurut Sri, Heny mengontrak salah satu kamar di tempat tersebut dengan harga paling mahal. "Sewanya Rp 4 juta (per bulan)," ujarnya. Ia menjelaskan, ukuran kamar yang disewa Heny berukuran 4 x 6 meter persegi lengkap dengan fasilitas pendingin ruangan dan air panas.

    Sebelum dibunuh, Heny telah mengontrak kamar tersebut selama dua bulan. Ia memilih kamar nomor 16 yang terletak di pojok lantai dua rumah kos bertarif Rp 2,5-4 juta itu.

    M. ANDI PERDANA

    Berita Lain:
    Anggota Polisi Dikeroyok dan Mobilnya Dibakar
    Widya Diketahui Sempat Berada di Minimarket 
    Kereta Tabrak Truk Elpiji di Bintaro, Satu Tewas
    Mayat Gadis ABG Ditemukan di Kebun Karet
    ABG 14 Tahun Dilaporkan Hilang di Meruya
    Kereta dan Truk Tangki Tabrakan di Bintaro
    Tabrakan Kereta Ulujami Mirip Tragedi Bintaro  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.