Masinis Kereta Bintaro Tak Pakai Cincin Kawin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alm. Darman, masinis yang tewas dalam kecelakaan kereta Bintaro. Twitter.com/Humas Daops KAI

    Alm. Darman, masinis yang tewas dalam kecelakaan kereta Bintaro. Twitter.com/Humas Daops KAI

    TEMPO.CO, Tegal -- Masinis kereta rel listrik (KRL) Commuter Line Serpong-Tanah Abang, Darman Prasetyo, 25 tahun, baru bekerja di PT Kereta Api Indonesia (KAI) sekitar empat tahun lalu. "Setelah lulus dari SMKN 3 Kota Tegal, ia mendaftar ke PT KAI dan langsung diterima," kata saudara Darman, Djoko Susanto, 50 tahun, saat ditemui Tempo, Senin petang, 9 Desember 2013.

    Darman tewas seketika setelah keretanya bertabrakan dengan truk tangki di perlintasan Ulujami-Bintaro, Senin siang. Dalam perbincangan via telepon dengan pihak PT KAI di Jakarta, Djoko diminta mengumpulkan dokumen-dokumen yang menyangkut identitas Darman.

    Dokumen-dokumen itu untuk mengidentifikasi jenazah Darman. Sebab, jenazah Darman dari pinggang ke atas dalam kondisi terbakar. Sejumlah dokumen yang dikumpulkan Djoko meliputi ijazah Djoko dari SMPN 9 Kota Tegal dan SMKN 3 Kota Tegal. Dalam perbincangan itu, Djoko juga ditanyai ciri-ciri tubuh Darman.

    "Di kaki kanannya ada bekas luka kena knalpot. Dia tidak pakai cincin kawin," kata Djoko saat berbincang serius dengan seseorang di balik ujung telepon. Dokumen-dokumen yang dikumpulkan dari rumah Darman di RT 3 RW XI, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, akan segera dikirim ke Jakarta.

    Menurut tetangganya, Ndang Suyono, 63 tahun, Darman adalah orang yang periang, cepat akrab, dan sayang keluarga. "Meski kerjanya di Jakarta, tiap seminggu sekali pasti pulang ke Tegal," kata Ndang. Beberapa pekan lalu, Darman juga menyempatkan pulang demi merayakan ulang tahun kedua anak semata wayangnya, Fariz Syaifullah.

    "Mungkin istrinya yang tahu kalau ada firasat sebelumnya," ujar Ndang. Istri Darman, Reza Restianingsih, 24 tahun, masih dalam kondisi syok. Sejak menerima kabar duka suaminya sejak pukul 16.00 WIB, ibu rumah tangga itu terus menangis meraung. Sedangkan anaknya, Fariz, diasuh tetangganya di kursi sofa ruang tamu rumahnya. Klik untuk baca selengkapnya tentang kecelakaan kereta api Bintaro.

    DINDA LEO LISTY


    Foto-foto Kecelakaan Kereta di Bintaro:

    Mengenang Kecelakaan KRL Bintaro, 26 Tahun Lalu
    KRL Terbakar dalam Kecelakaan di Perlintasan Bintaro
    Proses Pemadaman KRL Terbakar di Bintaro
    Beberapa Kecelakaan KRL dalam Sejarah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.