Perbaikan Listrik Ganggu Jalur Kereta Serpong  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api dari kereta KRL yang terbakar di Perlintasan Ulujami, Jakarta, Senin (9/12). TEMPO/Ifa Nahdi

    Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api dari kereta KRL yang terbakar di Perlintasan Ulujami, Jakarta, Senin (9/12). TEMPO/Ifa Nahdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi I, Sukendar Mulya, mengatakan perjalanan kereta rel listrik di jalur Serpong-Tanah Abang masih terhambat setelah kecelakaan di Pondok Betung, Bintaro, Jakarta. Sebab, operator masih memperbaiki dan memastikan keamanan instalasi listrik aliran atas (LAA) di jalur kereta komuter tersebut. "Dari dua jalur, baru satu yang bisa dioperasikan," kata dia, kepada Tempo, Selasa, 10 Desember 2013.

    Menurut Sukendar, jalur Serpong-Tanah Abang sudah dilintasi kereta sejak pukul 03.30 WIB. Kereta api Krakatau yang bergerak dari Madiun menuju Merak menjadi kereta pertama yang melintasi jalur tersebut. Perjalanan Krakatau kemudian disusul kereta Rangkas Jaya dan sebuah kereta lokal.

    Sukendar memperkirakan perbaikan jalur Serpong-Tanah Abang selesai dan bisa digunakan kereta komuter dalam dua jam mendatang atau sekitar pukul 10.00 WIB. Menurut dia, perbaikan jalur tersebut cukup lancar setelah truk tangki milik PT Pertamina yang diduga menjadi penyebab kecelakaan berhasil diangkat pada Senin malam, pukul 23.15 WIB.

    Pada 9 Desember 2013, kereta komuter line nomor 1131 tujuan Serpong-Tanah Abang mengalami kecelakaan di jalur arah Pondok Ranji menuju Kebayoran Lama. Kecelakaan yang terjadi pukul 11.20 WIB itu, disebabkan tabrakan dengan truk pengangkut bensin milik PT Pertamina (persero). Akibat tabrakan itu, gerbong pertama kereta atau gerbong khusus wanita meledak dan terbakar. Begitu pula dengan truk elpiji serta sebuah sepeda motor yang berada di dekat lokasi kejadian.

    Pertamina menyatakan, truk tangki tersebut sedang membawa bahan bakar minyak dari depot Plumpang Jakarta Utara ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Petukangan, Jakarta Selatan. Pertamina masih akan menunggu hasil penyelidikan yang juga melibatkan PT Kereta Api Indonesia, Kementerian Perhubungan, dan KNKT.

    MARIA YUNIAR

    Terpopuler


    Tragedi Kereta Bintaro, Truk Tangki Memaksa Masuk?
    Tabrakan Kereta Ulujami Mirip Tragedi Bintaro  
    Kronologi Kerusuhan di Little India, Singapura
    Ini Cerita Miris Tabrakan Kereta Bintaro 1987  
    Surga Korupsi, 756 Koruptor Cuma Divonis 2-5 Tahun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.