Selasa, 20 Februari 2018

Dewan Nilai Jokowi Kurang Sigap Hadapi Banjir  

Oleh :

Tempo.co

Selasa, 10 Desember 2013 08:11 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dewan Nilai Jokowi Kurang Sigap Hadapi Banjir  

    Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, berkunjung ke pinggir Kali Ciliwung di Kampung Pulo, Bukit Duri, Jakarta, (6/11) untuk melihat penyebab banjir diwilayah tersebut. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota DPRD DKI Jakarta, Johnny Welas Polly, menilai pemerintah kurang serius dalam menyusun program penanggulangan banjir. Hal ini tampak dari masih adanya pompa waduk pluit yang rusak serta cctv di rumah pompa belum terpasang.

    "Padahal untuk permasalahan yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak seharusnya direncanakan lebih matang," kata politikus Partai Demokrat ini, ketika dihubungi Tempo, 9 Desember 2013. Johnny melihat pemerintah DKI kurang serius.

    Anggota Komisi D bidang Pembangunan tersebut meminta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, mengevaluasi perencanaan program ini kenapa bisa sampai telat atau malah ada pompa yang belum selesai diperbaiki. Terutama Dinas yang berkaitan secara langsung. Padahal program penanggulangan banjir sudah dibahas sejak awal tahun 2013.

    Anggota Komisi D dari Partai Gerindra, M Sanusi, berpendapat senada. "Penyakit pemerintah daerah dari dulu adalah menggelar tender di tengah atau akhir tahun," katanya.

    Padahal, menurut Sanusi, pemerintah bisa menjalankan tender di awal tahun setelah masuk tahun anggaran baru. Jadi, pada pertengahan tahun semua proyek sudah bisa dikerjakan.

    SYAILENDRA

    Berita Lain:
    Perlintasan Bintaro Bisa Dilalui Kereta Diesel
    Commuter Line Baru Beroperasi Normal Pukul 10.00
    SBY Minta Menhub Urus Korban Kereta Bintaro
    Jalur Kereta Serpong-Tanah Abang Kembali Normal
    KRL Serpong-Tanah Abang Belum Beroperasi

     


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Sasaran Strategis Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan

    Sasaran Strategis Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan meliputi kualitas, potensi, kesimbangan sumber daya hutan dan lingkungan hidup.