E-Budgeting Jebakan Batman ala Ahok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gebenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Wakil Gebenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ancang-ancang menerapkan sistem anggaran e-budgeting untuk anggaran tahun 2014. "Tenang saja, kita buat jebakan Batman nanti," kata Ahok, sapaan akrab Basuki, saat ditemui di kantornya, Balai Kota Jakarta, Senin, 9 Desember 2013.

    Sebelumnya, Ahok menyatakan sistem e-budgeting penting diterapkan untuk menghindari pengadaan-pengadaan fiktif melalui anggaran Pemerintah Provinsi DKI.

    Prinsipnya, kata Ahok, sistem e-budgeting ini nantinya akan terintegrasi dengan transaksi nontunai. "Tidak ada lagi SKPD dan UPT yang mencairkan lebih dari Rp 100 juta," kata Ahok. Ia akan memantau langsung transaksi SKPD dan UPT tersebut. "Kalau sekarang, pencairan saja bisa mencapai Rp 100 miliar per hari. Untuk apa?"

    Menurut Ahok, metode tersebut akan mampu memberi sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) yang lebih besar dan dapat dialokasikan ke anggaran tahun berikutnya. "Pasti lebih dari Rp 7,28 triliun," kata Ahok. Besaran Rp 7,28 triliun diketahui merupakan besaran SILPA 2013 yang digunakan dalam anggaran 2014.

    ISMI DAMAYANTI



    Berita sebelumnya
    Cerita Miris Tabrakan Kereta Bintaro 1987 
    Insiden Kereta Bintaro, Pertamina Cek Truk Tangki
    Tabrakan Kereta Ulujami Mirip Tragedi Bintaro 
    Tabrakan Kereta Bintaro, Masinis Meninggal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.