Polisi: Korban Kereta Bintaro Sudah 7 Orang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menjaga lokasi kejadian kecelakaan KRL saat warga yang penasaran mulai berdatangan untuk menyaksikan peristiwa di lintasan KRL Ulujami, Bintaro, Jakarta (9/12). Meski sudah diperingatkan dan dipasangi garis polisi sejumlah warga masih nekat mendekati lokasi.  (AP Photo/Tatan Syuflana)

    Petugas menjaga lokasi kejadian kecelakaan KRL saat warga yang penasaran mulai berdatangan untuk menyaksikan peristiwa di lintasan KRL Ulujami, Bintaro, Jakarta (9/12). Meski sudah diperingatkan dan dipasangi garis polisi sejumlah warga masih nekat mendekati lokasi. (AP Photo/Tatan Syuflana)

    TEMPO.CO, Jakarta - Korban tewas tabrakan kereta commuter line dengan truk tangki mengangkut bahan bakar minyak bertambah. Kepolisian Daerah Metro Jaya mencatat korban bertambah menjadi tujuh orang dari sebelumnya enam orang. "Ada korban meninggal lagi, jadi jumlahnya sudah tujuh orang," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, di kantornya, Selasa, 10 Desember 2013.

    Menurut Rikwanto, lima orang meninggal di tempat kejadian perkara. Yakni, Darman Prasetyo (masinis), Sofyan Hadi (teknisi kereta), Agus Suroto (asisten masinis), Rosa Elizabeth (penumpang), dan Al Risha (penumpang). Sedangkan korban yang meninggal di rumah sakit yakni Betti (penumpang) dan Natalia (penumpang). "Betti meninggal tadi malam, sedangkan Natalia tadi siang pukul 11." (Baca: Nama 7 Korban Tabrakan Kereta Bintaro di Fatmawati)

    Rikwanto menambahkan, tim Disaster Victim Identification (DVI) sedang mengotopsi jenazah para korban. Selain itu, akan dilakukan anti-mortem dan post-mortem atau identifikasi tubuh korban sebelum dan sesudah kejadian. "Setelah tuntas, otopsi akan langsung diberikan ke keluarga," dia menjelaskan. Kebanyakan dari korban tabrakan kereta nahas itu mengalami luka bakar dan lebam. "Mereka mengalami trauma fisik dan trauma kebakaran."

    Polda bersama Korlantas Mabes Polri, Labfor Mabes Polri, dan Reskrim Polda juga mengadakan olah tempat kejadian perkara. Tabrakan antara mobil tangki BBM dan Commuter Line jurusan Serpong-Tanah Abang terjadi pada pukul 11.20 WIB, Senin, 9 Desember 2013. Dalam insiden tersebut, mobil tangki meledak dan gerbong depan kereta terbakar. (Baca: Tragedi Kereta Bintaro, Truk Tangki Memaksa Masuk?)

    ERWAN HERMAWAN

    Berita Lainnya:
    Tragedi Kereta Bintaro, Truk Tangki Memaksa Masuk?
    Nama 7 Korban Tabrakan Kereta Bintaro di Fatmawati
    Korban Kereta Bintaro Tak Merasa Masinis Mengerem
    Mengapa Masinis Kereta Bintaro Tak Injak Rem
    Siapa Masinis Kereta Nahas di Bintaro?
    78 Nama Korban Tabrakan Kereta Bintaro  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.