Korban Tragedi Bintaro Sempat Minta Kalung Ultah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu keluarga korban tewas kecelakaan maut KRL dengan truk tangki BBM di Bintaro, histeris usai melihat jasad keluarganya di Ruang Forensik RS Polri, Cililitan, Jakarta, (10/12). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Salah satu keluarga korban tewas kecelakaan maut KRL dengan truk tangki BBM di Bintaro, histeris usai melihat jasad keluarganya di Ruang Forensik RS Polri, Cililitan, Jakarta, (10/12). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Kematian Natalia Naibaho meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarganya. Depri Naibaho, 28 tahun, kakak dari Natalia mengatakan anggota keluarga yang paling bersedih atas kepergian Natalia adalah ayahnya. Terlebih, ada permintaan Natalia yang belum sempat dipenuhi keluarga.

    "Hubungan Natalia dekat sekali ke Bapak," kata Depri saat ditemui di rumah duka RSUP Fatmawati Jakarta Selatan, Selasa, 10 Desember 2013.

    Depri menuturkan, adiknya saat ini tengah menjalani semester terakhir perkuliahan di Universitas Bung Karno. Mahasiswi yang akan berulang tahun ke-23 pada 27 Desember mendatang ini, sempat meminta dibelikan kalung kepada orang tuanya. Permintaan tersebut, kata dia, disetujui oleh ayahnya dan akan dibelikan bertepatan dengan hari ulang tahunnya.

    Putri keempat dari pasangan Kasim Naibaho dan Mawan Pasaribu itu dikenal sebagai gadis periang di kalangan keluarga. Depri menuturkan, Natalia biasa mencurahkan hal-hal yang ia alami lebih dahulu kepada ayahnya baru kemudian ke saudaranya yang lain. Rasa sayang ayah itulah yang menurut Depri membuat Kasim terpukul. "Selalu disayang tapi kenapa meninggalnya harus terpanggang," ujar Depri.

    Natalia meninggal pada hari ini, Selasa, 10 Desember 2013, di RSUP Fatmawati pada pukul 10.48 WIB, akibat luka bakar yang dideritanya. Sejak tiba di rumah sakit kemarin, dokter memvonis Natalia menderita luka bakar 90 persen. Hingga akhir hayatnya, dokter memvonis luka bakar Natalia menjadi 70 persen.

    Jenazah Natalia, kata Depri, akan disemayamkan di rumah duka RSUP Fatmawati dan dimakamkan esok hari di Taman Pemakaman Umum Pamulang, Tangerang Selatan. "Kami memutuskan untuk tidak dibawa ke rumah," kata dia. Simak perkembangan kecelakaan kereta api di Bintaro di sini.

    LINDA HAIRANI


    Lihat juga:

    INFOGRAFIS Kronologi Tragedi Bintaro
    FOTO Sopir Truk Tragedi Bintaro Dirawat di RSPP
    FOTO Bentuk Truk Tangki Usai Tertabrak KRL di Bintaro
    Firasat Ibu Korban Tabrakan Kereta Bintaro


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.