Korban Bintaro Tulis Status Facebook di Kereta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kabel listrik putus akibat kecelakaan mobil BBM yang tertabrak kereta di Ulujami, Bintaro, Jakarta (09/12). Kejadian ini menghancurkan gerbong 1 yang seluruh penumpangnya perempuan dan anak-anak. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Sejumlah kabel listrik putus akibat kecelakaan mobil BBM yang tertabrak kereta di Ulujami, Bintaro, Jakarta (09/12). Kejadian ini menghancurkan gerbong 1 yang seluruh penumpangnya perempuan dan anak-anak. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Alrisa Maghfirah, 16 tahun, satu dari tujuh korban yang tewas dalam kecelakaan kereta Bintaro, Jakarta Selatan, sempat menulis status di akun Facebook ketika menumpangi KRL Serpong-Tanah Abang. Pada hari nahas itu, siswi kelas X SMK Bina Pangudi Luhur, Matraman, Jakarta Timur, tersebut berangkat ke sekolahnya.

    "Icha (panggilan Alrisa) sempat nulis status: 'Duh keretanya mogok lagi, gw bisa telat nyampe sekolah nih', pada Senin siang itu," kata Hendi, 17 tahun, yang merupakan kekasih Alrisa.

    Hendi juga sempat menghubungi Alrisa sebelum kecelakaan itu terjadi. "Saya langsung tanya melalui SMS. Dia jawab sudah di perjalanan, di kereta," ujarnya. Tak disangka, pesan pendek itu menjadi komunikasi terakhir Hendi dengan Alrisa.

    Jenazah Alrisa telah dibawa pulang ke rumah duka di Jombang, Tangerang Selatan, pada Selasa petang kemarin. Rencananya, Alrisa akan dimakamkan di tempat pemakaman Jombang, hari ini.

    Ayah Alrisa, Didi Akmaludin, 42 tahun, sempat histeris saat melihat jenazah anaknya yang sudah hangus terbakar. "Ya Allah, kenapa anak saya jadi begini," kata Didi saat keluar dari kamar jenazah RS Polri, Selasa lalu.

    Didi masih mengenali jenazah tersebut sebagai anaknya. Dia masih ingat ciri fisik Alrisa. "Kami masih mengenali giginya, itu anak saya. Ya, Allah," ujarnya menangis sambil dibopong keluarga lainnya.

    Empat jenazah lainnya, yakni Darman Prasetyo, 25 tahun, masinis; Sofyan Hadi; Agus Suroto (24), asisten masinis; dan Rosa Kesauliya (73), penumpang, juga telah dibawa pulang keluarga dari RS Polri. Namun, sebelum dibawa ke rumah duka, ketiga pegawai PT KAI itu dibawa ke Stasiun Gambir untuk upacara penghormatan. Pesan muram juga ditulis korban Bintaro lainnya, Natalia Naibaho.

    AFRILIA SURYANIS

    Berita Terpopuler :
    Menangis, Dirut Pertamina Besuk Korban Kereta
    Jalur Layang Kereta Dibangun 2014  
    Pertamina Serahkan Penyelidikan ke Polisi  
    Pertamina Tunggu Hasil Investigasi KNKT
    Bandara Adi Soemarmo Masih Rugi Rp 20 Miliar  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.