Dari RS Fatmawati, Korban Bintaro Dirujuk ke RSPP  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu keluarga korban tewas kecelakaan maut KRL dengan truk tangki BBM di Bintaro, histeris usai melihat jasad keluarganya di Ruang Forensik RS Polri, Cililitan, Jakarta, (10/12). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Salah satu keluarga korban tewas kecelakaan maut KRL dengan truk tangki BBM di Bintaro, histeris usai melihat jasad keluarganya di Ruang Forensik RS Polri, Cililitan, Jakarta, (10/12). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Seluruh korban Tragedi Bintaro II yang dirawat di RSUP Fatmawati hari ini (Jumat, 11 Desember 2013) telah dirujuk semua ke RS Pusat Pertamina. (lihat: 78 Nama Korban Tabrakan Kereta Bintaro). Langkah ini diambil sebagai bentuk simpati PT Pertamina kepada korban kecelakaan kereta di Bintaro, Jakarta Selatan, itu. 

    "Seluruh biaya ditanggung Pertamina," ujar Kepala Manajemen Bisnis RS Pusat Pertamina Indra Maulana. Selain itu, ia mengatakan, korban yang dirawat di rumah sakit lain pun akan mendapat bantuan pengobatan. "Kami memiliki data korban yang rawat di luar. Jika tak memungkinkan (dipindah ke RS Pusat Pertamina), akan ditanggung biayanya."

    Saat ini tidak ada lagi korban Tragedi Bintaro II yang dirawat di RSUP Fatmawati. Menurut data yang diperoleh Tempo, sebelumnya ada lima korban yang menjalani perawatan di RS Fatmawati setelah dirujuk dari RS dr Suyoto. Mereka adalah Tuti Nurbati, 56 tahun, Rahmat Arifardi (29), Uswatun Hasanah (28), Arina Melianda (21), dan Aslinda (28).

    Sedangkan RS Pusat Pertamina sendiri sebelumnya hanya merawat lima korban, yaitu sopir truk tangki, Chosimin, 40 tahun, dan kernetnya, Mujiono (44), kemudian Slamet (57), Anieke Yolanda (39), serta Iska Andini (37).

    Tabrakan antara kereta dan truk tangki terjadi di perlintasan kereta Bintaro, Jakarta Selatan, Senin lalu. Tidak kurang dari tujuh orang tewas dan 70 lainnya terluka akibat kejadian itu. Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.  

    M. ANDI PERDANA

    Berita Sebelumnya:
    Mahasiswi Korban Bintaro Akhirnya Meninggal
    Jokowi Naik Kereta Diesel, Warga Ulujami Histeris 
    Kisah Mistis di Seputar Lintasan Kereta Bintaro

    Kisah Si Budeg dan Si Item 'Penunggu' Rel Bintaro  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.