Aneka Kisah Kepahlawanan Sofyan Hadi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pegawai dan rekan kerja melakukan shalat jenazah pada 3 rekannya yang tewas akibat kecelakaan KRL dengan truk tangki BBM di Stasiun Gambir, Jakarta, (10/12). Tiga jenazah yakni Darman Prasetyo (masinis), Agus Suroto (asisten masinis), dan Sofyan Hadi (teknisi mesin) disemayamkan di Stasiun Gambir. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Pegawai dan rekan kerja melakukan shalat jenazah pada 3 rekannya yang tewas akibat kecelakaan KRL dengan truk tangki BBM di Stasiun Gambir, Jakarta, (10/12). Tiga jenazah yakni Darman Prasetyo (masinis), Agus Suroto (asisten masinis), dan Sofyan Hadi (teknisi mesin) disemayamkan di Stasiun Gambir. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Bekasi - Kisah kepahlawanan Sofyan Hadi, 21 tahun, masih harum sekali pun yang bersangkutan sudah dimakamkan sejak Selasa malam lalu. Sofyan adalah satu di antara tiga petugas yang diduga memilih bertahan di lokomotif ketika rangkaian kereta komuter nomor 1311 menabrak truk pengangkut Premium di Bintaro, Jakarta Selatan, pada Senin, 9 Desember 2013 lalu.

    Selain Sofyan yang adalah teknisi atau petugas pelayanan KRL, dua lainnya adalah masinis Darman Prasetyo dan asisten masinis Agus Suroto. Ketiganya menjadi korban tewas bersama empat penumpang. Sedangkan dua awak truk menderita luka-luka bersama puluhan penumpang kereta.  

    Sejumlah korban luka mengisahkan bahwa Sofyan sempat keluar dari kabin masinis untuk mengabarkan kalau kereta akan mengalami tabrakan. Harapannya, penumpang rangkaian kereta yang cukup penuh itu bisa beranjak ke bagian gerbong yang lebih dalam.

    Namun, di lingkungan tempat tinggal Sofyan, kabar tambahan beredar. Sofyan disebutkan sempat menyelamatkan anak kecil dengan menggendong sampai ke gerbong tiga. Dia juga yang meminta masinis agar penumpang diperingatkan.

    "Setelah mundur, dia (Sofyan) tidak mau meninggalkan masinis dan asistennya. Karena itu, dia kembali lagi di ruang kemudi," kata Supriatna, 47 tahun, paman Sofyan, ketika ditemui di rumahnya di Jalan Kartini, Margahayu, Bekasi Timur, Rabu, 11 Desember 2013.

    Supriatna menuturkan, informasi itu didapat melalui perbincangan antara pihak keluarga dan PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ). "Keluarga sudah mengihlaskan kepergian Sofyan," katanya memaparkan.

    Atas jasanya itu, Sofyan langsung diangkat sebagai karyawan tetap PT KCJ meski baru tiga bulan bekerja. PT KAI juga memberikan keleluasaan kepada satu kerabat almarhum yang ingin menggantikan posisi Sofyan bekerja untuk PT KAI tanpa tes.

    ADI WARSONO

    Terpopuler
    Jokowi Naik Kereta Diesel, Warga Ulujami Histeris 
    Ahok dan Masinis Pemberani Kereta Tragedi Bintaro 
    Hasil Lengkap Pertandingan Liga Champions 
    Bu Pur Mengaku Dipaksa Penyidik KPK Kenal Anas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.