Keluarga Sopir Truk Tragedi Bintaro Cemas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sopir truk tangki BBM, Chosimin dirawat di RSPP, Jakarta, Selasa (10/12). Chosimin terluka dalam kecelakaan kereta Commuterline Serpong-Tanah Abang dan truk BBM di Jalan Bintaro Permai, Bintaro, Jakarta Selatan. TEMPO/Linda Hairani

    Sopir truk tangki BBM, Chosimin dirawat di RSPP, Jakarta, Selasa (10/12). Chosimin terluka dalam kecelakaan kereta Commuterline Serpong-Tanah Abang dan truk BBM di Jalan Bintaro Permai, Bintaro, Jakarta Selatan. TEMPO/Linda Hairani

    TEMPO.CO, Tasikmalaya - Keluarga Chosimin, sopir truk tangki BBM yang bertabrakan dengan kereta Commuter Line di Bintaro, Jakarta Selatan, berharap Chosimin tidak terjerat hukum dan menjadi tersangka atas peristiwa itu. Mulyati, salah seorang keluarga Chosimin, mengatakan pihak keluarga berharap Chosimin bisa segera kembali berkumpul dengan keluarganya. "Harapannya tidak terjadi apa-apa," katan Mulyati Rabu, 11 Desember 2013.

    Chosimin dan istrinya, Tita Rostika, tinggal di Kampung Cihandeuleum, Desa Sukakarsa, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Saat dikunjungi wartawan, Rabu sore, 11 Desember 2013, rumah pasangan Chosimin dan Tita dalam keadaan sepi. Pintu rumah tertutup rapat. Pihak keluarga tidak bersedia berkomentar banyak atas peristiwa yang dialami Chosimin.

    Dudi, tetangga Chosimin, menjelaskan bahwa istri dan mertua Chosimin berangkat ke Jakarta untuk melihat kondisi Chosimin, Selasa, 10 Desember 2013. Awalnya, kata dia, para tetangga sempat tidak percaya bahwa pengemudi truk tangki BBM adalah Chosimin, tetangga mereka. Namun setelah melihat berita di televisi, mereka mengetahui bahwa sopir truk tangki adalah Chosimin.

    "Keluarga masih terus memantau berita perkembangan terakhir tabrakan itu," kata Dudi.

    CANDRA NUGRAHA

    Berita Terpopuler :
    Menangis, Dirut Pertamina Besuk Korban Kereta
    Jalur Layang Kereta Dibangun 2014
    Pertamina Serahkan Penyelidikan ke Polisi
    Pertamina Tunggu Hasil Investigasi KNKT
    Bandara Adi Soemarmo Masih Rugi Rp 20 Miliar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.