Rusuh di Puncak, Penjaga Vila Siapkan Bom Molotov

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan Petugas Gabungan membongkar Puluhan Villa dan Bangunan liar di Kawasan Puncak, Cisarua, Bogor (20/11). TEMPO

    Ratusan Petugas Gabungan membongkar Puluhan Villa dan Bangunan liar di Kawasan Puncak, Cisarua, Bogor (20/11). TEMPO

    TEMPO.CO, Bogor - Bentrok antara warga penjaga vila dan Satuan Polisi Pamong Praja di Puncak, Bogor, memanas. Sekelompok orang yang menentang pembongkaran vila tersebut mempersenjatai diri dengan bom molotov.

    "Sampai bakar-bakaran ban segala," kata Dadang Sueb, warga Megamendung, Kamis, 12 Desember 2013. Suara letusan terdengar beberapa kali.

    Dampak bentrokan ini masif. Jalan Raya Puncak Bogor yang menghubungkan Bandung dan Bogor ditutup.

    Peristiwa tersebut menyusul bentrokan yang terjadi pada Kamis lalu, saat warga menghadang backhoe yang dibawa aparat. Jajang Koeswara, koordinator penjaga vila Desa Utara, mengatakan warga keberatan atas tindakan pemerintah daerah yang tebang pilih dalam membongkar vila tanpa izin.

    Menurut Jajang, pembongkaran vila tersebut menghancurkan perekonomian warga karena banyak yang menggantungkan hidup dengan menjaga vila. "Ini mata pencaharian kami," katanya.

    KHAIRUL ANAM

    Berita Terpopuler

    Airin dan Boediono Pernah Bahas Pelintasan KA
    Tragedi Bintaro, Sopir Truk Terancam 12 Tahun Bui 
    Tragedi Bintaro I dan II Terjadi Hari Senin
    Dirampok John Weku, Anggita Akui Rugi Rp 60 Juta 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.