Jokowi: Izin Reklamasi Pulau Sudah Kedaluwarsa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wisatawan memadati pantai Ancol dengan berenang di pantai Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Utara, TEMPO/Seto Wardhana.

    Sejumlah wisatawan memadati pantai Ancol dengan berenang di pantai Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Utara, TEMPO/Seto Wardhana.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memastikan reklamasi 17 pulau di pantai utara Jakarta tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dia menjelaskan, proyek ini melibatkan swasta dalam pengerjaannya.

    "Logikanya jangan sampai nanti kalau ada APBD untuk pembangunan maka ada perawatan yang malah menguntungkan swasta," kata Jokowi saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Senayan pada Kamis, 12 Desember 2013.

    Menurut Jokowi, izin reklamasi pulau di utara Jakarta sudah ada sejak masa mantan Gubernur Fauzi Bowo. Dari 17 izin yang masuk, dia meneruskan, ada satu pihak yang diberi izin untuk membangun pulau oleh Fauzi. Tapi, itu pun sudah kedaluwarsa per September lalu dan belum diperpanjang. Lokasi pembangunan di utara Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

    Menurut Jokowi, prinsip reklamasi juga harus memberi manfaat untuk para nelayan sekitar. Terlebih, dia melanjutkan, ada rencana pembangunan giant sea wall alias tanggul raksasa yang berhubungan dengan reklamasi. Konsep utara Jakarta, kata Jokowi, adalah water front city atau perpaduan tanggul dan kota di atas laut alias reklamasi.

    SYAILENDRA

    Terpopuler
    Pelonco di ITN, Disiram Air Bawang Wajah Melepuh 
    Samad: Siapa Atut, sehingga KPK Harus Takut?
    Panitia Pelonco Maut ITN Diskors Kampus
    Ketua KPK: Kasus Korupsi di Banten Sangat Banyak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.