Atasi Trauma, Pelapor Sitok Didampingi Psikolog  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sitok Srengenge. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Sitok Srengenge. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kuasa hukum RW, Iwan Pangka, mengatakan kliennya sempat mencoba untuk bunuh diri karena mengalami trauma psikis. RW, kata dia, pernah mencoba mencampur dua jenis obat dan hendak meminumnya. "Trauma psikisnya berat sekali," kata Iwan saat ditemui di Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya, Kamis, 12 Desember 2013.

    Iwan menuturkan, kliennya juga masih didampingi oleh psikolog untuk mengurangi depresi yang dialaminya. "Dia pernah minum sembarang obat dan pernah mencoba terjun ke danau," kata dia. (Baca: Trauma, Pelapor Sitok Gagal Selesaikan Pemeriksaan dan Pelapor Sitok Minta Diperiksa di Luar Markas Polda)

    RW diperiksa penyidik Subdirektorat Remaja, Anak, dan Wanita pada hari ini guna melengkapi laporannya atas Sitok Srengenge pada 29 November 2013. RW melaporkan pelecehan seksual oleh penyair Sitok Srengenge. Dalam laporannya, RW menyebut penyair, penulis novel, dan pemain teater yang sudah beristri itu tak bertanggung jawab atas kehamilannya yang menginjak tujuh bulan. Kronologi lengkap kasus bisa dibaca di sini. Atas laporan RW, Sitok dijerat Pasal 335 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan.

    Dalam klarifikasinya, Sitok sendiri mengaku mengenal RW dan pernah berhubungan intim dengannya. "Tapi tidak benar saya berniat membiarkan, apalagi lari dari tanggung jawab," kata dia.

    LINDA HAIRANI

    Berita Lainnya:
    Pelapor Sitok Ajukan Empat Tuntutan
    Warga Cipandawa Tolak Dituding Massa Bayaran
    Masuki Musim Hujan, Wilayah Madiun Rawan Bencana
    Menteri Nuh Bantah Panggil Rektor ITN
    Angga dan Siman Rebut Emas dan Perak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.