Jokowi: Warga Taman Burung Tidak Dapat Rusun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua anak berpose di samping Gubernur DKI Jakarta Jokowi usai menyaksikan Pertunjukan seni Gema Nusantara karya Bagong Kussudiardja dalam Perjalanan menjadi Indonesia di TIM, Cikini, Jakarta (28/11).  TEMPO/Dasril Roszandi

    Dua anak berpose di samping Gubernur DKI Jakarta Jokowi usai menyaksikan Pertunjukan seni Gema Nusantara karya Bagong Kussudiardja dalam Perjalanan menjadi Indonesia di TIM, Cikini, Jakarta (28/11). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan warga Taman Burung, Pluit, Jakarta Utara, tidak mendapat rumah susun. Alasannya, warga yang tinggal di sana lebih banyak kontrak. "Itu kan yang digusur rumah kontrakan, nah warga kan statusnya sewa di sana," kata Jokowi di Balai Kota pada Kamis, 12 Desember 2013. Dengan demikian memang tidak masuk hitungan penerima rumah susun.

    Menurut Jokowi, permasalahan ada di tangan pemilik kontrakan yang membangun di atas tanah ilegal. Untuk warga yang saat ini tergusur, Jokowi mengaku belum ada rencana apa-apa.

    Siang tadi, tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja dan Suku Dinas P2B Jakarta Utara melakukan pembongkaran di kawasan tersebut. Kawasan ini merupakan satu-kesatuan dengan pengembangan Waduk Pluit.

    SYAILENDRA

    Berita Lainnya:
    Vila di Puncak Dibongkar, Pemilik Histeris
    Pelapor Sitok Ajukan Empat Tuntutan
    Warga Cipandawa Tolak Dituding Massa Bayaran
    Masuki Musim Hujan, Wilayah Madiun Rawan Bencana
    Menteri Nuh Bantah Panggil Rektor ITN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.