Konser 30 Tahun Slank, Tempat Berbagi Rezeki  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan penggemar Slank ikut memeriahkan konser Salnk 30 tahun Nggak Ada Matinya di Stadion Kridosono, Yogyakarta, (2/12/2013). TEMPO/Suryo Wibowo.

    Ribuan penggemar Slank ikut memeriahkan konser Salnk 30 tahun Nggak Ada Matinya di Stadion Kridosono, Yogyakarta, (2/12/2013). TEMPO/Suryo Wibowo.

    TEMPO.CO, Jakarta - Konser 30 tahun Slank membawa berkah bagi sebagian orang. Salah satunya, Muhammad Ridwan, 36 tahun, yang berjualan kaus dan bendera Slank. Pria yang sehari-harinya berjualan kaus klub sepak bola di Tanah Abang, Jakarta Pusat, turut memanfaatkan kesempatan itu.

    "Untungnya lumayan," kata Ridwan saat ditemui Tempo, di sekitar Plaza Utara Gelora Bung Karno, Senayan. Ridwan menjual sebuah kaus yang kebanyakan bertuliskan Slank dengan beragam bentuk seharga Rp 60 ribu yang dapat ditawar dengan potongan harga Rp 5-10 ribu. Hingga sore ini, ia berujar berhasil menjual 28 buah kaus. "Mudah-mudahan masih bertambah," ujarnya sambil tersenyum lebar. (#30 Tahun Slank)

    Ridwan mengatakan, ia mendapatkan kaus tersebut dari rekannya di Tanah Abang. Kaus tersebut, kata dia, dibayarkan sejumlah kaus yang habis terjual dengan modal Rp 35 ribu yang ditetapkan penjual. "Selisihnya untuk saya," kata dia.

    Di sebelah lapak yang digelar Ridwan, Herman Sirait, 32 tahun, sibuk membentangkan bendera beraneka warna dengan tulisan 'Slank' di pagar besi GBK. Herman yang sehari-harinya mengelola toko sepatu di Pasar Senen ini mematok Rp 40 ribu untuk bendera berukuran 1,5x1 meter dan Rp 30 ribu untuk ukuran yang lebih kecil. Tak seperti Ridwan, harga bendera Herman tak bisa lagi ditawar. "Sudah harga pas," katanya.

    Bermodalkan uang Rp 800 ribu, Herman membeli bendera tersebut dari temannya di Pasar Senen. Ia mengatakan, mendapatkan untung Rp 10 ribu untuk sebuah bendera.

    Meski hujan, minuman botol yang dijual Suhartini, 56 tahun tetap laris. Ia masih sibuk melayani Slankers yang membeli minuman. Ia mengatakan, sengaja mempersiapkan stok tambahan untuk acara ini. Suhartini yang juga biasanya berjualan di area GBK mengaku senang tiap ada konser di area tersebut. "Tiap ada acara pasti stoknya saya tambah," kata dia.

    Saat ini, para Slankers yang semula duduk-duduk di sekitar Plaza Utara mulai memasuki pintu utama yang dibuka pada pukul 19.00 WIB. Selanjutnya, konser dimulai dengan opening act dari band Kotak dan The Pain Killers.

    LINDA HAIRANI

    Berita terkait:
    Konser 30 Tahun Slank, Kotak Siapkan Lagu Khusus

    Slank Bukan Band, Tapi Brand Rock n Roll

    Kaka: Konser Slank Akan Lebih Bagus dari Metallica

    Di Konser Slank, Bimbim Nyanyi 3 Lagu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.