Ngisengin Penipu di Telepon Disebut Anak TK  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak dan telepon genggam. Sxc.hu

    Ilustrasi anak dan telepon genggam. Sxc.hu

    TEMPO.CO, Jakarta - Haru El Rovix menahan tawa ketika lawan bicaranya di telepon menyebutnya anak TK. Si penelepon--yang tak lain penipu--gusar karena upaya penipuannya gagal dan malah dikerjai Haru.

    Pemilik nama Havit Choirul Rovik ini mengenalkan diri kepada si penelepon sebagai Haru. Di dunia maya, Havit memang sering memakai nama Haru El Rovix. Si penelepon menuding Haru lulusan taman kanak-kanak karena telah mempermainkannya. Sejam lebih si penipu berbicara, tapi tak berhasil mengecoh Haru.

    Lalu, bagaimana lulusan Teknik Informatika Universitas Diponegoro ini bereaksi setelah dituding sebagai anak TK? "Saya lulusan MTs, Pak," kata Haru santai.

    Adegan dengan penelepon penipu itu ditulisan Haru dalam blog-nya yang berjudul 1 Jam 5 Menit Ngisengin Penipu Via Telepon. Haru mendapat telepon dari 082372076290 pada 5 November 2013 ketika sedang menjelajah Internet. Si penelepon mengaku dari Telkomsel dan bekerja sama dengan BRI pusat. "Kebetulan lagi nganggur, kerjain aja deh. Itung-itung ngehabisin waktu liburan," kata Haru.

    Si penipu menawarkan hadiah Rp 10 juta dan meminta Haru menerima hadiahnya melalui ATM. Bisa ditebak, penelepon berusaha menipu. Haru justru meladeni penipu itu hingga muncul percakapan lucu yang mengocok perut. (Lihat juga: Kocak, Ngisengin Penipu Via Telepon Sejam)

    Percakapan sebenarnya hanya berlangsung sekitar 25 menit. Haru meninggalkan teleponnya dalam keadaan aktif untuk mandi dan lain-lain. Ia juga mengundang rekannya untuk turut menikmati "hiburan" dengan penipu.

    YANDI


    Waspada penipuan:
    Awas, Penipuan Tiket Lewat BBM dan SMS
    Korban Tipu Internet Biasanya Kaum Terpelajar
    Polri Tangkap 90 WNA Pelaku Penipuan Online
    Begini Cara Blokir Nomor Mama Minta Pulsa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.