Bekasi Akan Bangun Jalan Arteri Utara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan bermotor melintas di di jalur mudik yang tengah diperbaiki, di Jalan KH Noer Ali, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (19/7). TEMPO/Subekti

    Sejumlah kendaraan bermotor melintas di di jalur mudik yang tengah diperbaiki, di Jalan KH Noer Ali, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (19/7). TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Bekasi - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mulai melakukan pembangunan Jalan Arteri Utara di wilayah Utara Kabupaten Bekasi pada 2014 mendatang. Jalan itu akan menghubungkan empat Kecamatan di wilayah utara sampai dengan perbatasan dengan Kabupaten Karawang.

    Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, E.Y Taufik, mengatakan pembangunan tahap awal yaitu melakukan pembebasan lahan sepanjang lima kilometer dengan dana sebesar Rp 60 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2014. "Pertama dibebaskan di Muara Bakti, Kecamatan Babelan," katanya, Senin, 16 Desember 2013.

    Taufik mengatakan, rencananya jalan tersebut melintasi tiga Kecamatan di wilayah utara, di antaranya Kecamatan Tarumajaya, Babelan, Cabangbungin, dan Muara Gembong sampai dengan perbatasan Kabupaten Karawang. Jalan Arteri Utara tersebut, mempunyai panjang sekitar 23 kilometer dan lebar 14 meter. Pembangunan maupun pembebasan lahan sendiri dilakukan secara bertahap. "Target penyelesaian pembangunan sampai 2016," katanya.

    Taufik menyatakan, pembangunan Jalan Arteri Utara Bekasi itu mempunyai kendala pada pembebasan lahannya. Karena, ada sebagian lahan milik Perhutani. Untuk membebaskan lahan tersebut harus ada izin dari Kementerian Kehutanan. Namun, kata dia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membantu prosesnya.

    Lebih lanjut, kata dia, kendati biaya pembangunan jalan menelan biaya cukup banyak, pemerintah daerah akan melibatkan pihak ketiga seperti PT Pertamina. Sebab, jalan itu sangat dibutuhkan sebagai akses kendaraan untuk kebutuhan minyak dan gas (migas) di wilayah Kecamatan Babelan. Apalagi, kalau kilang migas di Muara Gembong dibuka. "Seluruh pemerintahan akan dilibatkan untuk mendukung," ujarnya.

    Kepala Dinas Bina Marga dan Pengelolaan Sumber Daya Air, Jamaludin, mengatakan Jalan Arteri Utara Bekasi ini akan menyambungkan wilayah Utara Kabupaten Bekasi. Karena selama ini, untuk mencapai wilayah Cabangbungin dan Muara Gembong harus melintasi wilayah Cikarang. Sehingga, kalau jalan tersebut sudah dapat diakses, cukup melintas dari Babelan.

    Ia menambahkan, pembangunan Jalan Arteri Utara Bekasi ini juga untuk menopang akses jalan tol Cibitung Merunda Jakarta Utara yang akan segera dibangun oleh PT Jasamarga dan Kementerian Pekerjaan Umum. "Untuk menghidupkan ekonomi di wilayah Utara Bekasi," katanya.

    Wakil Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Kabupaten Bekasi, Taih Minarno, mengatakan dana untuk pembebasan lahan di tahun 2014 sudah dianggarkan pada APBD 2014 mendatang. Sementara itu, guna pembangunan fisik jalan sepanjang 23 kilometer dibutuhkan biaya sebesar Rp 273 miliar.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.