Hari Terakhir, Uji Coba Tutup Pintu Tol Berlanjut?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melakukan penjagaan dan pengaturan lalu lintas saat penutupan Gerbang Tol Semanggi 1 di Jalan Gatot Subroto, Jakarta (16/12). ANTARA/Dhoni Setiawan

    Petugas melakukan penjagaan dan pengaturan lalu lintas saat penutupan Gerbang Tol Semanggi 1 di Jalan Gatot Subroto, Jakarta (16/12). ANTARA/Dhoni Setiawan

    TEMPO.CO, Jakarta Uji coba penutupan sejumlah pintu tol dalam kota memasuki hari terakhir pada hari ini, Rabu, 18 Desember 2013. Setelah dua hari berjalan pada Senin dan Selasa lalu, polisi mengakui uji coba tak sepenuhnya menyelesaikan masalah kemacetan lalu lintas.

    Penutupan tiga pintu keluar tol di Pancoran (Tebet) dan Tegal Parang, keduanya di Jakarta Selatan, serta depan RS Dharmais di Jakarta Barat, misalnya, tak membuat kemacetan di jalan arteri menyusut. Sebaliknya, menjadi semakin panjang.

    "Ada peningkatan di jalur arteri selepas pukul sembilan (pagi)," ujar Wakil Kepala Sub Direktorat Patroli Jalan Raya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Doni Eka Saputra, Selasa, 17 Desember 2013.

    Ia mengatakan, penumpukan kendaraan di jalur arteri karena penutupan akses keluar jalan tol itu tak dapat dihindari dan jumlah kendaraan di ibu kota sudah melebihi kapasitas. Kondisi yang sama tampak pada dampak penutupan pintu masuk di Semanggi I. "Tidak mudah, karena sudah overload," ujarnya.

    Pernyataan senada disampaikan pengamat dari Masyarakat Transportasi Indonesia, Ellen Tangkudung. Menurutnya, kebijakan penutupan pintu tol tak akan berumur panjang karena memang kebijakan itu bukan solusi dari menumpuknya kendaraan yang melalui Jakarta setiap harinya.

    “Penutupan pintu tol adalah sia-sia,” katanya sambil menambahkan, “Kemacetan tak terurai dan malah menambah daftar titik kemacetan di wilayah Jakarta, terutama di dalam tol.”

    Polisi menegaskan kembali, kalau penutupan tiga pintu keluar tol dan satu pintu masuk masih bersifat sementara. Rekayasa lalu lintas ini akan dievaluasi setelah tiga hari diuji coba—terakhir hari ini. "Butuh tiga hari untuk evaluasi apa akan diperpanjang, dihentikan, atau (ditutup) permanen," ujar juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Selasa, 17 Desember 2013.

    M. ANDI PERDANA

    Terpopuler
    Atut Tersangka, Golkar: Tiada Maaf bagimu 

    Atut Tersangka, Rano Karno Disiapkan Jadi Gubernur 

    KPK Resmi Tetapkan Atut sebagai Tersangka

    Terkait Suap MK, Atut Bertemu Akil di Singapura



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.