Tega, Nenek Dianiaya Pakai Cangkul

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pembunuhan

    Ilustrasi Pembunuhan

    TEMPO.CO, Bogor - Hj. Ja'ah Sukaesih, 65 tahun, seorang nenek asal Kampung Semplak, Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, tewas mengenaskan, Rabu, 18 Desember 2013. Dia dianiaya Ibrohim alias Ibro, 33 tahun, keponakanya sendiri dengan cangkul.

    Sukaesih tewas dengan luka parah di bagian kepala dan wajah karena dipukul menggunakan cangkul. Ibro yang diduga mengalami gangguan kejiwaan, akhirnya ditangkap oleh warga dan diserahkan kepada petugas Kepolisian Sektor Bogor Barat.

    Peristiwa tragis itu, terjadi sekitar pukul 11.30 dan pertama kali diketahui oleh Agus Irfan, 31 tahun, tetangga korban yang akan membeli rokok di warung samping rumah korban. "Saat itu, cucu korban yang masih SD berlari minta tolong, dan teriak jika neneknya dipukuli," kata Agus di lokasi kejadian.

    Melihat anak itu menangis, akhirnya Agus pun menghampiri rumah korban, dan ternyata melihat ada bercak darah di tangan pelaku. Saat itu, Sukaesih sudah tergeletak berlumuran darah di kamar bekas warung. "Dia dipukul menggunakan cangkul hingga gagangnya patah," kata dia.

    Melihat hal tersebut, Agus langsung berteriak dan membekuk tersangka bersama dengan beberapa warga lainya. "Saat itu dia mau pergi namun kita tahan, bahkan dia sempat mengamuk, dan langsung diamankan" ujar Agus.

    Polisi yang datang setelah mendapat laporan warga, langsung melakukan olah TKP dan identifikasi. Polisi menyita barang bukti berupa cangkul yang sudah patah, yang digunakan Ibro untuk menghantam bibinya. Selain itu, polisi juga mengamankan gigi palsu korban yang tergeletak di lokasi.

    "Ibro memang diketahui sudah mengalami gangguan kejiwaan sejak 6 tahun yang lalu, dan dia sering kumat. Kalau kumat memang bikin resah. Disini sudah sangat mengganggu," ujar dia.

    Kepala Polisi Sektor Bogor Barat, Komisaris Indrat Ningsih, mengatakan hingga kini pihaknya masih melakukan pengembangan terkait kejadian tersebut. "Menurut informasi, pelaku mengalami gangguan kejiwaan. Saat ini, kita masih berkoordinasi dengan pihak keluarga, untuk ketahui rekam mediknya," kata Indrat.

    M SIDIK PERMANA

    Terpopuler
    Ratu Atut Pernah Minta Rano Mundur 

    Pendekar Berbaju Hitam Datangi Rumah Atut

    Atut Tersangka, Keluarga Menangis dan Berkabung 

    Jadi Tersangka, Atut Dikabarkan Terus Menangis  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.